DEPOK FAKTUAL, GDC — Rapat Paripurna dengan agenda Penutupan Masa Sidang Ketiga Tahun Sidang 2025 pada Senin (29/12/2025) diwarnai dengan pemberian BK Award Tahun 2025 kepada 10 Anggota DPRD Kota Depok. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kedisiplinan, etika, serta tanggung jawab para anggota dewan dalam menjalankan tugas kedewanan.
Pemberian penghargaan tersebut berdasarkan Keputusan BK DPRD Kota Depok Nomor 426/02/BK DPRD/SP/12/2025, yang menetapkan 10 penerima BK Award 2025 terdiri dari kategori umum dan kategori fraksi.
Untuk kategori umum, penghargaan diberikan kepada Binton Jhonson Nadapdap (Fraksi PSI), T. M. Yusufsyah Putra (Fraksi PKS), dan Gerry Wahyu Riyanto (Fraksi Gerindra). Sementara untuk kategori fraksi, penghargaan diberikan kepada Bambang Sutopo (PKS), Irfan Rifai (Gerindra), Samuel Bonardo Parulian Situmorang (Golkar), Indah Ariani (PDI Perjuangan), Siswanto (PKB), Mochamad Taufik (Demokrat), dan Samsul Ma’arip (APSN).
Ketua BK DPRD Kota Depok, Hj. Qonita Lutfiyah, menjelaskan bahwa BK Award 2025 merupakan bentuk penghormatan kepada anggota dewan yang menunjukkan kinerja terbaik, disiplin kehadiran, kepatuhan terhadap etika, tata tertib, serta kepatuhan berpakaian pada berbagai agenda kedewanan, baik rapat paripurna maupun rapat-rapat dewan lainnya, periode September 2024 hingga Agustus 2025.
Salah satu penerima penghargaan, Haji Bambang Sutopo, menerima BK Award kategori Anggota Fraksi Berkinerja Terbaik yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Depok, Haji Supian Suri.
“Alhamdulillah, tepat satu tahun saya menjalani amanah sebagai wakil rakyat, saya mendapat penghargaan BK Award 2025 sebagai Anggota Fraksi Berkinerja Terbaik. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk bekerja lebih baik dan semakin taat terhadap aturan yang berlaku di DPRD Kota Depok,” ujar HBS.
Ia juga mengapresiasi langkah BK DPRD Kota Depok yang dinilai berani dan tegas dalam menyikapi berbagai masukan serta permasalahan internal dewan.
“Mudah-mudahan ke depan BK DPRD Kota Depok bisa lebih berani lagi, lebih aspiratif, dan tetap independen dalam menegakkan aturan secara adil kepada seluruh anggota,” tambahnya. (Hanny).
