BPN Depok Dituding ‘Sarang Mafia Tanah’, Ahli Waris Depkes di Panmas Jadi Korban Selama Puluhan Tahun

DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS — Warga Depok, Rita Sari, secara lantang menuding Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok sebagai “sarangnya mafia tanah”. Tuduhan serius ini dilayangkan terkait dugaan penggelapan 49 sertifikat ahli waris tanah Departemen Kesehatan (Depkes) yang berlokasi di wilayah Pancoran Mas.

Menurut Rita Sari, aksi perampasan aset warga ini sudah berlangsung sejak puluhan tahun lamanya, dan ia bahkan menyebut Kepala Kelurahan Pancoran Mas, M. Soleh, turut terlibat.

Rita mengungkapkan rasa kekecewaannya yang mendalam terhadap tindakan tersebut: “Sungguh zalim apa yang mereka lakukan. Tega tega nya merampas harta warga sendiri, bahkan sejak tahun 1980 loh, apa ga takut nanti mati nya ya,” kata Rita kepada wartawan pada hari Kamis (6/11/2025).

Awali Tugas Baru, Kajari Depok Arif Budiman Rangkul Insan Pers untuk Bangun Sinergi Penegakan Hukum yang Transparan

Rita juga menyoroti peran Lurah Soleh, menuduhnya berdiam diri dan bahkan mendukung pergerakan para mafia tanah yang menjual aset-aset tersebut. Ia menambahkan, “Lurah Soleh itu parah juga. Dia diam saja melihat banyaknya mafia tanah berkeliaran di lahan warga,” ujarnya lagi.

Lebih lanjut, Rita mengkritik bahwa siapapun Kepala BPN Depok yang menjabat, upaya ahli waris untuk mengurus sertifikat selalu dipersulit.

Ia memberikan contoh perlakuan oknum staf BPN: “Salah satu staf di BPN Depok bernama Abi bilang SK Kinag hanya berlaku selama 15 tahun, itu kan gila. Staf lain bernama Galih bahkan tidak menjamin apakah sertifikat milik ahli bisa di proses. Sungguh keji perlakuan mereka,” paparnya.

Rita Sari meyakini bahwa pelaku utama dalam kasus penyerobotan tanah di Depkes, Panmas Depok, adalah oknum internal.

“Tidak lain tidak bukan, pelaku pasti dari Petugas BPN,” pungkasnya dengan yakin.

depokfaktual.com

Recent Posts

Pelebaran Jalan Enggram dan Pemuda Hampir Rampung, BPN Depok: 94 Persen Lahan Sudah Bebas

DEPOK FAKTUAL, GDC -- Pelaksanaan pelebaran Jalan Raya Sawangan dari arah Depok Satu - Bojongsari…

2 hari ago

Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

DEPOK FAKTUAL, MARGONDA -- Sejumlah komunitas dan penggiat lingkungan Kota Depok menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap…

2 hari ago

BK Award 2025, DPRD Depok Apresiasi 10 Anggota Dewan

DEPOK FAKTUAL, GDC -- Rapat Paripurna dengan agenda Penutupan Masa Sidang Ketiga Tahun Sidang 2025 pada…

2 hari ago

BPN Kota Depok Perkuat Sinergi dan Transparansi, Serapan Anggaran 2025 Tembus 98,80 Persen

DEPOK FAKTUAL, GDC — Kantor Pertanahan (BPN) Kota Depok menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas…

2 hari ago

Ketua DPRD Depok Bakal Sanksi Wartawan yang Bikin Raker Pokja Media Center Ilegal

DEPOK FAKTUAL, GDC – Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, memberikan klarifikasi tegas terkait status…

3 hari ago

Aksi LSM Gedor di Balai Kota Depok, Kritik Bangunan Bermasalah dan Dugaan Praktik Suap

DEPOK FAKTUAL , BALAIKOTA — Gerakan Depok Bersatu (Gedor) menggelar unjuk rasa di depan Kantor…

3 hari ago