News Update
light_mode

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Tersangka, KPK Dalami Dugaan Korupsi Proyek Outsourcing

  • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

depokfaktual.com

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, sebagai tersangka menyusul Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada Selasa (3/3/2026) dini hari. Fadia terlihat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu siang (4/3/2026) dengan mengenakan rompi oranye tahanan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa penetapan tersangka didasarkan pada kecukupan bukti yang ditemukan selama pemeriksaan intensif 1×24 jam. Kasus ini diduga berkaitan dengan praktik rasuah dalam pengadaan tenaga kerja outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.

“Proses pengadaan tenaga kerja tersebut diduga telah diatur sedemikian rupa sehingga vendor atau perusahaan tertentu saja yang bisa menang untuk memberikan jasa di Pemkab Pekalongan,” ujar Budi Prasetyo melalui keterangan tertulisnya.

Saat digiring petugas menuju mobil tahanan, Fadia Arafiq tampak menutupi wajahnya dengan selendang hitam. Ia secara tegas membantah terlibat dalam praktik suap maupun menerima aliran dana terkait proyek tersebut.

“Saya tidak pernah OTT, dan tidak ada barang serupiah pun saya demi Allah. Bahkan kepala dinas saya pun tidak ada (menerima) serupiah pun. Tapi kita ikuti sajalah,” kata Fadia kepada awak media sebelum memasuki mobil rutan.

Ia juga menyatakan kebingungannya atas status tersangka yang disematkan kepadanya dan berencana melakukan diskusi dengan tim kuasa hukum untuk mengajukan gugatan praperadilan. “Nanti siapa yang jahat akan dibalas oleh Allah,” cetusnya singkat.

Dalam operasi senyap yang berlangsung di Pekalongan, Jawa Tengah tersebut, tim satgas KPK mengamankan total 14 orang. Selain Bupati Fadia, Sekretaris Daerah (Sekda) HM Yulian Akbar, sejumlah pejabat OPD, pihak rumah sakit daerah, serta pihak swasta turut diamankan.

KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa perangkat elektronik dan kendaraan yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, KPK tengah mempersiapkan konferensi pers resmi untuk memaparkan kronologi lengkap, konstruksi perkara, serta rincian identitas seluruh pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Untuk kronologi, konstruksi, dan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka secara lengkap, akan kami sampaikan nanti melalui konferensi pers siang ini,” pungkas Budi. (An/net)

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Depok Bongkar Korupsi Pembelian Tanah PT APR, Kerugian Negara Rp56,6 Miliar

    Kejari Depok Bongkar Korupsi Pembelian Tanah PT APR, Kerugian Negara Rp56,6 Miliar

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, GDC — Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok mencokok dua pelaku terduga korupsi yang merugikan puluhan miliar rupiah. Lagu terduga korupsi ini memakan uang rakyat karena menggelapkan dana pembelian tanah oleh PT Adi Persada Real Estate (PT APR, kini PT Adi Persada Properti) yang terjadi pada 2012–2013. Bersamaan dengan itu pihak instansi negara terkait melalui […]

  • Harga Material Naik, Utang Menumpuk: Kontraktor Menanti Janji Bayar Pemkab Bogor

    Harga Material Naik, Utang Menumpuk: Kontraktor Menanti Janji Bayar Pemkab Bogor

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BOGOR — Sebanyak 101 kontraktor mendatangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor. Mereka duduk satu meja, menagih hak atas proyek yang telah rampung dikerjakan, namun pembayarannya tak kunjung diterima. Di ruang diskusi itu, kegelisahan para pengusaha konstruksi mengendap bersama janji pemerintah daerah yang kembali diucapkan. Salah seorang kontraktor, Jhoni, menyebut […]

  • Tepis Isu Penipuan, HS Urungkan Pengembalian Sejumlah Uang ke Kasno, Ternyata Gara-gara Ini

    Tepis Isu Penipuan, HS Urungkan Pengembalian Sejumlah Uang ke Kasno, Ternyata Gara-gara Ini

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 74
    • 0Komentar

    faktualdepok.com | DEPOK – Perselisihan mengenai dugaan penipuan bermodus gadai mobil Pajero Sport fiktif mencuat di Kelurahan Sukmajaya, Depok. Kasus ini melibatkan Kasno, Ketua RT 08/10, yang mengaku merugi puluhan juta rupiah, dan Handiyana Sihombing, (HS), seorang pria yang dikenal sebagai “tokoh” lokal yang membantah tuduhan tersebut dan mengklaim nama baiknya dicemarkan. Berawal dari statment […]

  • Menuju Depok Bebas AIDS 2030: Desakan Perwali HIV-IMS Menguat di Peringatan Satu Dekade District Task Force

    Menuju Depok Bebas AIDS 2030: Desakan Perwali HIV-IMS Menguat di Peringatan Satu Dekade District Task Force

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 153
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL , MARGONDA — Menjelang Peringatan Hari AIDS Sedunia ke-38 yang jatuh pada 1 Desember 2025, District Task Force (DTF) Kota Depok merilis catatan refleksi satu dekade perjalanan penanggulangan HIV di Kota Depok sekaligus menyerukan percepatan pengesahan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Penanggulangan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS). Regulasi ini dinilai krusial untuk […]

  • Mendes Yandri Resmikan Permendesa Nomor 16 Tahun 2025 untuk Akselerasi Kopdes Merah Putih

    Mendes Yandri Resmikan Permendesa Nomor 16 Tahun 2025 untuk Akselerasi Kopdes Merah Putih

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, JAKARTA – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Wakil Menteri Desa dan PDT Ariza Patria menghadiri rapat koordinasi terbatas terkait pelaksanaan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, pada Senin (12/1/2025). Rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan […]

  • Dugaan Penganiayaan oleh Oknum TNI AL di Depok: Satu Tewas, Satu Luka-Luka

    Dugaan Penganiayaan oleh Oknum TNI AL di Depok: Satu Tewas, Satu Luka-Luka

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, TAPOS — Insiden tragis terjadi di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok, pada Jumat (2/1/2026) dini hari. Seorang pria bernama Wajir Ali Tuankota (24) dinyatakan meninggal dunia, sementara rekannya, Dede Naigrata (39), harus menjalani perawatan intensif akibat luka lebam setelah diduga menjadi korban penganiayaan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB ini bermula saat […]

expand_less