Sinergi Raksasa di Bumi Tegar Beriman: Revolusi Gizi dan Ekonomi Dimulai dari Cijujung!
- calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BOGOR – Kabupaten Bogor tidak main-main dalam memahat jalan menuju Indonesia Emas 2045. Di bawah komando duet Rudy Susmanto dan Jaro Ade, Pemerintah Kabupaten Bogor baru saja menancapkan tonggak sejarah baru. Rabu (15/4), Kecamatan Sukaraja menjadi saksi lahirnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cijujung dan Koperasi Kadin Kabupaten Bogor.
Hadirnya SPPG Cijujung adalah jawaban konkret atas tantangan nasional. Mewakili Bupati Bogor, Kepala Disnakan Nurhayati menegaskan bahwa unit ini akan menjadi “jantung” yang memompa nutrisi berkualitas bagi anak-anak Bogor.
“SPPG Cijujung bukan sekadar dapur umum. Ia adalah motor penggerak pemenuhan gizi yang efektif, higienis, dan berkelanjutan. Kita sedang menyiapkan fondasi bagi generasi yang sehat, cerdas, dan siap menaklukkan dunia,” tegas Nurhayati.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Dadan Hindayana, memberikan gambaran yang mencengangkan. Dengan status Kabupaten Bogor sebagai pemilik populasi terbesar di Indonesia, program ini adalah “tambang emas” ekonomi kerakyatan.
Perputaran uang dari program ini diprediksi akan mengubah wajah ekonomi desa secara instan.
Di sisi lain, Kadin Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Sintha Dec Checawaty menunjukkan taringnya. Tidak hanya menjadi penonton, Kadin bergerak cepat membentuk koperasi berbadan hukum sebagai wadah konsolidasi.
“Kami tidak hanya bicara tentang dapur, kami bicara tentang ekosistem. Kadin memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bahan bakar pertumbuhan ekonomi yang merata hingga ke pelosok,” ujar Sintha optimis.
Langkah berani ini mengirimkan pesan kuat ke seluruh penjuru negeri. Bogor siap menjadi lumbung generasi unggul. Dengan kolaborasi apik antara pemerintah, BGN, dan sektor swasta, peresmian ini bukan akhir, melainkan garis start bagi kebangkitan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor yang berkelanjutan. (Gubul)
- Penulis: depokfaktual.com
