News Update
light_mode

Penghentian UHC Depok Disorot Pengamat: Anggaran Tak Berpihak pada Kesehatan Warga

  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Penghentian program Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan semesta di Kota Depok menuai sorotan dari Pengamat Kebijakan Publik sekaligus Founder LS Vinus, Yusfitriadi.

Ia menilai pengelolaan anggaran pemerintah daerah saat ini belum sepenuhnya menempatkan kebutuhan dasar masyarakat—khususnya layanan kesehatan—sebagai prioritas utama.

Yusfitriadi menegaskan, dihentikannya UHC yang sejatinya menjamin akses layanan kesehatan secara adil dan menyeluruh menjadi persoalan serius. Menurutnya, persyaratan untuk memperoleh layanan kesehatan tidak semestinya diperluas atau ditambah di luar ketentuan normatif yang telah ditetapkan.

“Yang dimaksud syarat normatif adalah berkewarganegaraan Indonesia dan berdomisili di daerah tertentu, karena kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Maka layanan kesehatan bagi masyarakat secara keseluruhan merupakan tugas mutlak hadirnya pemerintah,” ungkapnya saat dihubungi melalui pesan WhatsApp (4/2/2026).

Terkait teknis penganggaran, Yusfitriadi menyarankan agar Pemkot Depok lebih berani dalam melakukan pergeseran anggaran demi mengembalikan program UHC. Ia juga menyoroti potensi penggunaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2026.

“Sangat mungkin bisa saja dipergunakan untuk kebutuhan ketercapaian UHC. Namun jika SiLPA tersebut peruntukannya untuk bidang lain, walaupun memungkinkan, tapi harus melalui persetujuan para pihak, termasuk DPRD,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, pengamat yang seringkali tampil di layar kaca ini mendorong Pemkot Depok untuk tidak hanya bergantung pada sektor pajak dalam mengisi pundi-pundi APBD. Dibutuhkan terobosan untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah guna membiayai kebutuhan dasar masyarakat.

“Pemerintah Kota Depok harus mempunyai kerangka berfikir yang kreatif bahkan progressif dalam menggali potensi lokal untuk menguatkan APBD,” pungkasnya.

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Karang Taruna Lakukan Pelecehan Verbal di Mampang Depok, Babai Suhaimi : Copot dan Pidana

    Ketua Karang Taruna Lakukan Pelecehan Verbal di Mampang Depok, Babai Suhaimi : Copot dan Pidana

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 73
    • 0Komentar

      DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Depok dari Fraksi PKB, Babai Suhaimi, geram dengan pemberitaan kasus Ketua Karang Taruna yang melakukan pelecehan verbal terhadap IRT di Mampang, Depok. Babai, yang juga merupakan mantan Ketua Karang Taruna Kota Depok, menegaskan bahwa tidak ada ruang toleransi bagi pelaku pelecehan, meskipun dalam […]

  • Harga Material Naik, Utang Menumpuk: Kontraktor Menanti Janji Bayar Pemkab Bogor

    Harga Material Naik, Utang Menumpuk: Kontraktor Menanti Janji Bayar Pemkab Bogor

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BOGOR — Sebanyak 101 kontraktor mendatangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor. Mereka duduk satu meja, menagih hak atas proyek yang telah rampung dikerjakan, namun pembayarannya tak kunjung diterima. Di ruang diskusi itu, kegelisahan para pengusaha konstruksi mengendap bersama janji pemerintah daerah yang kembali diucapkan. Salah seorang kontraktor, Jhoni, menyebut […]

  • Kejari Depok Bongkar Korupsi Pembelian Tanah PT APR, Kerugian Negara Rp56,6 Miliar

    Kejari Depok Bongkar Korupsi Pembelian Tanah PT APR, Kerugian Negara Rp56,6 Miliar

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, GDC — Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok mencokok dua pelaku terduga korupsi yang merugikan puluhan miliar rupiah. Lagu terduga korupsi ini memakan uang rakyat karena menggelapkan dana pembelian tanah oleh PT Adi Persada Real Estate (PT APR, kini PT Adi Persada Properti) yang terjadi pada 2012–2013. Bersamaan dengan itu pihak instansi negara terkait melalui […]

  • Perbaikan Jembatan Gantung Juara Mengemuka, Namun Belum Kantongi Rekomtek BBWSCC

    Perbaikan Jembatan Gantung Juara Mengemuka, Namun Belum Kantongi Rekomtek BBWSCC

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA – Tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok merencanakan perbaiki Jembatan Gantung Juara di Situ tujuh Muara yang berada di kawasan Alun-alun Barat, Kecamatan Bojongsari melalui anggaran melalui Belanja Tidak Terduga (BTT). Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan perbaikan Jembatan Juara difokuskan pada sling penyangga yang mengalami pergeseran akibat hujan lebat pada Desember […]

  • District Taskforce Kota Depok Bahas Restrukturisasi dan Prioritas Advokasi HIV 2026

    District Taskforce Kota Depok Bahas Restrukturisasi dan Prioritas Advokasi HIV 2026

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 148
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS — District Taskforce (DTF) Kota Depok menggelar *Quarterly Community District Taskforce Meeting* BL 157 sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola, konsolidasi jejaring, dan penajaman agenda advokasi penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Depok. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (27/1) di Rumah Makan Ayam Bakar Bu Siti, Pancoran Mas, Depok. Pertemuan […]

  • Depok Gelontorkan Hampir Rp 100 Miliar demi Mengurai ‘Macet Abadi’ Jalan Raya Sawangan

    Depok Gelontorkan Hampir Rp 100 Miliar demi Mengurai ‘Macet Abadi’ Jalan Raya Sawangan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, SAWANGAN— Pemerintah Kota Depok akhirnya menaruh taruhan besar untuk mengurai simpul kemacetan yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga di Jalan Raya Sawangan. Hampir Rp 100 miliar digelontorkan demi membebaskan lahan, melebarkan badan jalan, hingga menata ulang arus lalu lintas di salah satu koridor paling padat di kota ini. Rencana besar itu diproyeksikan mulai […]

expand_less