News Update
light_mode

Ketua Karang Taruna Lakukan Pelecehan Verbal di Mampang Depok, Babai Suhaimi : Copot dan Pidana

  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Depok dari Fraksi PKB, Babai Suhaimi, geram dengan pemberitaan kasus Ketua Karang Taruna yang melakukan pelecehan verbal terhadap IRT di Mampang, Depok.

Babai, yang juga merupakan mantan Ketua Karang Taruna Kota Depok, menegaskan bahwa tidak ada ruang toleransi bagi pelaku pelecehan, meskipun dalam bentuk verbal sekalipun. Menurutnya, tindakan itu tetap merupakan bentuk pelanggaran moral dan sosial yang serius.

“Tidak ada toleransi! Bahkan pelecehan verbal pun tetap salah. Tidak ada istilah bercanda dalam hal yang berbau seksual, apalagi dilakukan oleh seorang pemimpin organisasi kepemudaan,” katanya, Kamis 6 November 2025.

Beliau menyebut bahwa perbuatan seperti itu tidak hanya mencoreng nama baik pribadi pelaku, tetapi juga merusak citra organisasi Karang Taruna sebagai wadah pembinaan generasi muda.

“Saya sebagai mantan Ketua Karang Taruna Kota Depok sangat prihatin dan menyayangkan tindakan seperti ini. Karang Taruna itu wadah pemuda yang menjunjung nilai perjuangan dan kepribadian luhur, bukan tempat untuk perilaku yang mencederai moral,” ujarnya.

Menurut Babai, apabila kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak berwenang, maka pelaku harus diproses secara pidana. Ia menegaskan bahwa pelecehan, baik dalam bentuk fisik maupun verbal, merupakan tindak kriminal yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Kalau sudah dilaporkan korban kepada aparat penegak hukum, tentu masuk ranah pidana. Dan kalau terbukti, hukumannya sudah jelas diatur. Tidak ada alasan untuk dibiarkan,” tegasnya..

“Bisa diberhentikan, dimutasi, atau diproses hukum sesuai aturan yang berlaku. Jangan ada lagi penyelesaian yang setengah hati, karena itu hanya membuat pelaku lain tidak jera,” tegas Babai.

Untuk diketahui sebelumnya, MTA menyimpan kisah yang membuat jantung berdegup tak karuan. Ia tak pernah menyangka, keheningan hari Minggu, 2 November 2025, akan berubah menjadi mimpi buruk yang membuatnya trauma hingga kini.

MTA mengaku menjadi korban dugaan pelecehan oleh Andi Widyan, sosok yang dikenal publik sebagai Ketua Karang Taruna (Katar) di wilayahnya. Ironisnya, peristiwa itu terjadi ketika Andi datang dengan dalih menjalankan tugas sosial, melakukan survei penerima bantuan pemerintah seperti BLT. Bagi MTA, alasan itu terdengar masuk akal. Tapi tak butuh waktu lama untuk menyadari, niat di balik kedatangan Andi bukanlah sebatas urusan data warga miskin.

“Awalnya biasa saja, hanya tanya suami saya kerja jam berapa. Saya jawab masuk pagi pulang malam,” tutur MTA dengan suara bergetar. Ia tak menyangka, pertanyaan sederhana itu menjadi awal dari rentetan perilaku tak pantas yang kemudian dialaminya.

Menurut penuturannya, Andi datang seorang diri, sementara rekan surveinya sedang bertugas di tempat lain yang masih berada di sekitar lingkungan itu. Tidak curiga sedikit pun, MTA mempersilakannya masuk ke rumah. Namun obrolan yang semula tentang pendataan justru berubah arah.

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Perfilman Memanas: Sutradara Dwi Ilalang Gugat PT Verona Indah Pictures Tbk Terkait Dugaan Ingkar Kesepakatan Produksi

    Sengketa Perfilman Memanas: Sutradara Dwi Ilalang Gugat PT Verona Indah Pictures Tbk Terkait Dugaan Ingkar Kesepakatan Produksi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 305
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, JAKARTA  – Konflik hukum di industri perfilman Tanah Air kembali mencuat setelah sineas dan co-producer senior Dwi Ilalang resmi menggugat PT Verona Indah Pictures Tbk ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat atas dugaan wanprestasi dan pengingkaran kesepakatan kerja selama periode 2017–2023. Gugatan tersebut telah terdaftar dengan nomor perkara 711/PDT.G/2025/PN.Jkt.Brt. Menurut berkas gugatan, Dwi Ilalang […]

  • Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 258
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Sejumlah komunitas dan penggiat lingkungan Kota Depok menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap krisis lahan hijau, persoalan ekologis, dan ancaman banjir yang kian meningkat. Mereka mendesak Pimpinan DPRD Kota Depok segera menggelar audiensi dan memanggil sejumlah perangkat daerah terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas PUPR SDA, Bappeda, Badan Aset, serta […]

  • Penghentian UHC Depok Disorot Pengamat: Anggaran Tak Berpihak pada Kesehatan Warga

    Penghentian UHC Depok Disorot Pengamat: Anggaran Tak Berpihak pada Kesehatan Warga

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Penghentian program Universal Health Coverage (UHC) atau jaminan kesehatan semesta di Kota Depok menuai sorotan dari Pengamat Kebijakan Publik sekaligus Founder LS Vinus, Yusfitriadi. Ia menilai pengelolaan anggaran pemerintah daerah saat ini belum sepenuhnya menempatkan kebutuhan dasar masyarakat—khususnya layanan kesehatan—sebagai prioritas utama. Yusfitriadi menegaskan, dihentikannya UHC yang sejatinya menjamin akses layanan […]

  • Bahas Finalisasi Raperda HAM, Bapemperda DPRD Depok Siapkan Regulasi Pertama di Indonesia di Level Daerah

    Bahas Finalisasi Raperda HAM, Bapemperda DPRD Depok Siapkan Regulasi Pertama di Indonesia di Level Daerah

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL , MARGONDA — Upaya DPRD Kota Depok untuk menghadirkan payung hukum yang kuat dalam perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) memasuki tahap penting. Melalui rapat kerja yang digelar Bapemperda bersama seluruh perangkat daerah (OPD) pada Kamis, 13 November 2025, pembahasan penyempurnaan draf Raperda Penyelenggaraan HAM mulai difinalisasi. Raperda yang merupakan inisiatif DPRD ini disebut-sebut […]

  • AMMAL Depok Geruduk Polres, Desak Penangkapan Pelaku Penganiayaan Maut di Tapos

    AMMAL Depok Geruduk Polres, Desak Penangkapan Pelaku Penganiayaan Maut di Tapos

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 174
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Situasi di depan Mapolres Metro Depok diwarnai ketegangan saat massa aksi dari Aliansi Masyarakat Maluku (AMMAL) Kota Depok mendatangi lokasi untuk menyampaikan dukungan moral kepada keluarga korban penganiayaan berujung maut yang terjadi di kawasan Tapos, Depok, pada Jumat (2/1/2026) dini hari. Insiden memilukan tersebut menyebabkan satu korban meninggal dunia atas nama […]

  • Mata Wanita Warga Sawangan Ini Buta Permanen Sebelah Kiri, Usai KDRT dari Suaminya 

    Mata Wanita Warga Sawangan Ini Buta Permanen Sebelah Kiri, Usai KDRT dari Suaminya 

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 140
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, SAWANGAN — Seorang wanita berinisial AA dilaporkan mengalami luka berat hingga kehilangan penglihatan permanen pada mata kiri, diduga akibat aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh suaminya. Insiden brutal tersebut terjadi pada Selasa, 23 Desember 2025, sekitar pukul 15.30 WIB, di wilayah Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Mengacu pada keterangan dalam […]

expand_less