BPJS PBI Dinonaktifkan, Warga Depok Turun ke Balai Kota Bawa Ambulans
- calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DEPOK FAKTUAL, BALAIKOTA — Sebagian warga di Depok menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota Depok, Senin (9/2), menolak penonaktifan kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Massa bahkan membawa ambulans sebagai simbol darurat kesehatan.
Aksi tersebut menuntut Pemerintah Kota Depok segera mengambil langkah atas penghentian bantuan PBI-JK yang dinilai menyulitkan warga miskin mengakses layanan kesehatan, terutama pengobatan rutin seperti cuci darah dan kemoterapi.
Koordinator aksi, Adi Suman, menegaskan penonaktifan BPJS berdampak serius bagi masyarakat tidak mampu. Menurutnya, banyak warga terhambat berobat karena biaya yang besar, padahal pengobatan tersebut harus terus berjalan.
Wali Kota Depok, Supian Suri, didampingi Kepala Dinas Sosial Utang Wardaya dan Kepala Dinas Kesehatan Devi Maryori, menemui perwakilan massa di Aula Perpustakaan Umum Kota Depok. Dalam pertemuan itu, Supian mendengarkan langsung keluhan warga yang kebingungan karena kepesertaan BPJS mereka terhenti.
Supian menegaskan komitmen Pemkot Depok untuk tetap menjamin layanan kesehatan bagi warga yang benar-benar tidak mampu. Ia memastikan, warga yang sebelumnya penerima PBI-JK dan memenuhi kriteria tetap akan ditanggung pembiayaan BPJS Kesehatannya melalui anggaran Pemerintah Kota Depok.
Ia juga meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan agar tidak ada warga miskin yang kehilangan akses layanan kesehatan akibat penonaktifan BPJS.
- Penulis: depokfaktual.com
