News Update
light_mode

Setwan DPRD Depok “buang badan” Soal Kenaikan Tunjangan Perumahan, Mekanisme Appraisal Dipertanyakan

  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

DEPOK | depokfaktual.com

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Depok, Kania Purnawati, menuai sorotan tajam setelah memilih untuk “buang badan” terkait polemik kenaikan Tunjangan Perumahan (Tuper) bagi pimpinan dan anggota dewan. Meski diatur dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 76 Tahun 2024, mekanisme penetapan angka tunjangan tersebut dinilai tertutup dan tidak transparan.

“Kalau tunjangan perumahan dengan dewan saja karena kaitan dengan dewan,” ujar Kania Kamis (5/3/2026).

Ia berkilah bahwa urusan tersebut bukan ranah Sekretariat Dewan, sehingga enggan merinci indikator yang digunakan tim appraisal independen dalam menentukan besaran dana hunian para wakil rakyat.
” krn ttg dewan berkenan ke dewan, kalau bu devi kmrn ttg setwan tdk terkait dng dewan jd bs dng sy,” tambahnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, Perwal Nomor 76 Tahun 2024 menetapkan kenaikan signifikan pada dana tunjangan perumahan. Anggota DPRD yang sebelumnya menerima Rp32,5 juta per bulan, kini mendapatkan Rp40 juta per bulan dan wakil ketua 47 juta dan ketua capai 51 juta perbulannya. Dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp25 miliar per tahun, publik mempertanyakan keabsahan hasil kajian independen yang seharusnya mencerminkan harga sewa rumah wajar di Kota Depok.

Besaran anngaran untuk tuper kisaran 25 miliar tersebut dibebankan di APBD Kota Depok. Dengan begitu, tanpa dokumen hasil appraisal yang bisa diakses publik, Forum Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Pemerintah Jabodetabek mencium adanya dugaan potensi penggelembungan (mark-up). Koordinator forum, Lotfi, menegaskan bahwa sikap tertutup Setwan memperkuat dugaan adanya mekanisme yang tidak sesuai standar operasional.

Menanggapi ketidakpastian ini, mahasiswa secara resmi meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok untuk turun tangan melakukan audit investigatif menyeluruh. Audit ini dianggap krusial untuk memastikan uang rakyat dari APBD tidak disalahgunakan dan dapat diuji secara rasional.

“Rp25 miliar per tahun bukan angka kecil. Kami mendesak audit investigatif guna menjamin setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan di hadapan publik,” tegas Lotfi.

Ironi Penghentian Layanan Kesehatan (UHC)
Kritik terhadap kebijakan ini semakin tajam karena Pemerintah Kota Depok baru saja menghentikan program Universal Health Coverage (UHC) atau layanan kesehatan gratis bagi warga pada akhir 2025 lalu. Kontras antara kenaikan fasilitas pejabat dengan pemangkasan hak dasar masyarakat dianggap sebagai bentuk lemahnya prioritas anggaran.

Pengamat kebijakan publik, Yusfitriadi, menilai Pemkot Depok seharusnya melakukan pergeseran anggaran dari sektor non-mendesak, seperti tunjangan perumahan, untuk menghidupkan kembali layanan kesehatan warga. Hingga saat ini, publik masih menanti klarifikasi resmi dari Pemkot maupun DPRD Depok guna meredam polemik “dana hunian” yang kian liar di ruang publik.

Sebelumnya, Forum Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Publik Jabodetabek secara resmi meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok untuk melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap tunjangan perumahan (Tuper) DPRD Kota Depok. Langkah ini diambil menyusul terbitnya Peraturan Wali Kota Nomor 76 Tahun 2024 yang dinilai tidak transparan dan berpotensi membebani APBD di tengah efisiensi anggaran daerah. (red)

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perda Pajak Daerah Jabar Disahkan, PKB dan BBNKB Dipastikan Tidak Naik Mulai 2026

    Perda Pajak Daerah Jabar Disahkan, PKB dan BBNKB Dipastikan Tidak Naik Mulai 2026

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — DPRD Provinsi Jawa Barat bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan atas Perda Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2023 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pengesahan tersebut dipimpin Panitia Khusus (Pansus) X DPRD Jabar. Ketua Pansus X DPRD Jabar, Pradi Supriatna, mengatakan regulasi hasil penyempurnaan […]

  • Ketua DPRD Depok Bakal Sanksi Wartawan yang Bikin Raker Pokja Media Center Ilegal

    Ketua DPRD Depok Bakal Sanksi Wartawan yang Bikin Raker Pokja Media Center Ilegal

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 114
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, GDC – Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, memberikan klarifikasi tegas terkait status Kelompok Kerja (Pokja) Media Center di lingkungan DPRD Kota Depok. Ade menyatakan bahwa hingga saat ini pimpinan DPRD belum pernah mengeluarkan kebijakan resmi maupun Surat Keputusan (SK) terkait pembentukan wadah tersebut. Ade juga menjelaskan bahwa meski fasilitas ruangan tersedia, hal […]

  • Depok Pastikan 13 Venue Porprov Jabar 2026 Siap, Empat di Antaranya Direnovasi

    Depok Pastikan 13 Venue Porprov Jabar 2026 Siap, Empat di Antaranya Direnovasi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 85
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, SUKMAJAYA — Wali Kota Depok Supian Suri memastikan seluruh venue yang direnovasi untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 telah siap digunakan dan mulai diresmikan pada Kamis, 8 Januari 2026. Kepastian itu disampaikan Supian usai meresmikan salah satu lapangan sepak bola di Stadion Mahakam, Kecamatan Sukmajaya. Depok sebagai tuan rumah menyiapkan 13 […]

  • Acer Indonesia Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Pengelolaan 3 Ton e-Waste dan Penanaman 2.000 Pohon

    Acer Indonesia Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Pengelolaan 3 Ton e-Waste dan Penanaman 2.000 Pohon

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, JAKARTA — Berhasil mengumpulkan 3 ton e-waste secara kolaboratif, Acer Indonesia melanjutkan gerakan pelestarian lingkungan dengan menanam 2.000 pohon sebagai kontribusi dalam pemulihan ekosistem. Bogor, 19 Januari 2026 – Dalam upaya mendorong pengelolaan limbah elektronik yang semakin kompleks, Acer Indonesia secara resmi menutup Gerakan ”Kelola e-Waste, Sayangi Bumi” dengan capaian lebih dari 3 […]

  • Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 225
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Sejumlah komunitas dan penggiat lingkungan Kota Depok menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap krisis lahan hijau, persoalan ekologis, dan ancaman banjir yang kian meningkat. Mereka mendesak Pimpinan DPRD Kota Depok segera menggelar audiensi dan memanggil sejumlah perangkat daerah terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas PUPR SDA, Bappeda, Badan Aset, serta […]

  • Sengketa Perfilman Memanas: Sutradara Dwi Ilalang Gugat PT Verona Indah Pictures Tbk Terkait Dugaan Ingkar Kesepakatan Produksi

    Sengketa Perfilman Memanas: Sutradara Dwi Ilalang Gugat PT Verona Indah Pictures Tbk Terkait Dugaan Ingkar Kesepakatan Produksi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 262
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, JAKARTA  – Konflik hukum di industri perfilman Tanah Air kembali mencuat setelah sineas dan co-producer senior Dwi Ilalang resmi menggugat PT Verona Indah Pictures Tbk ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat atas dugaan wanprestasi dan pengingkaran kesepakatan kerja selama periode 2017–2023. Gugatan tersebut telah terdaftar dengan nomor perkara 711/PDT.G/2025/PN.Jkt.Brt. Menurut berkas gugatan, Dwi Ilalang […]

expand_less