News Update
light_mode

UHC Dihapus 2026, DPRD Depok Yakin Layanan Berobat Gratis Bisa Dihidupkan Kembali

  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Universal Health Coverage (UHC) atau Jaminan Kesehatan Semesta merupakan program penjaminan kesehatan yang bertujuan memastikan seluruh warga memperoleh akses layanan kesehatan yang layak—mulai dari promotif, preventif, kuratif hingga rehabilitatif—tanpa terbebani masalah biaya.

Di Indonesia, implementasi UHC dijalankan melalui Program JKN-KIS oleh BPJS Kesehatan, dengan dukungan pemerintah daerah dalam membantu pembiayaan masyarakat kurang mampu agar tetap dapat mengakses layanan kesehatan.

Meski demikian, Pemerintah Kota Depok memutuskan untuk menghapus program UHC atau layanan berobat gratis pada tahun 2026. Keputusan tersebut mendapat penolakan dari Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Ade Firmansyah. Ia justru meyakini bahwa UHC masih sangat mungkin diberlakukan kembali di Kota Depok.

Ade menjelaskan, keberlanjutan program UHC dapat diwujudkan apabila pemerintah daerah mampu mengambil langkah strategis melalui intervensi kebijakan, khususnya dengan memanfaatkan alokasi anggaran dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) dalam APBD Perubahan 2026.

“Pertanyaannya, apakah Depok di tahun 2026 bisa kembali mengejar status UHC? Sangat bisa. Semua bergantung pada kebijakan pemerintah daerah. Jika Silpa dalam APBD Perubahan 2026 dialokasikan dan kepala daerah bersama Dinas Kesehatan melakukan MoU dengan BPJS sebagai penyelenggara, maka peluang itu sangat terbuka,” ujar Ade Firmansyah kepada wartawan, Senin (2/2/2026).

Pria yang akrab disapa Adef itu juga mengungkapkan bahwa Kota Depok sebelumnya telah menerapkan UHC sejak Desember 2023. Namun, program tersebut berhenti pada 2025 lantaran tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Depok berada di bawah angka 80 persen.

Menurutnya, keterbatasan anggaran APBD Kota Depok menjadi kendala utama untuk menjangkau cakupan keaktifan peserta di atas 80 persen. Berdasarkan pemaparan Dinas Kesehatan, kebutuhan anggaran untuk UHC mencapai Rp184 miliar, sementara alokasi APBD 2026 untuk jaminan kesehatan warga hanya sebesar Rp103 miliar. Kondisi tersebut menyebabkan program UHC dihentikan.

Adef menegaskan, istilah UHC Cut Off maupun Non Cut Off sejatinya tidak lagi relevan. Sebab, suatu daerah hanya memiliki dua status, yakni ber-UHC atau tidak ber-UHC.

“Pada 2026, Depok memilih kebijakan untuk tidak ber-UHC. Akibatnya, cakupan jaminan kesehatan dibatasi dan hanya mengacu pada DTSEN desil 1 sampai 5 yang mendapatkan perlindungan,” jelasnya.

Ia menilai UHC merupakan bentuk jaring pengaman sosial di bidang kesehatan yang menjamin seluruh warga Kota Depok tanpa membedakan kelas. Akses layanan kesehatan pun cukup menggunakan KTP atau Kartu Keluarga berdomisili Depok.

“Ketika warga sakit, membutuhkan rawat inap, dan BPJS-nya tidak aktif karena menunggak atau bahkan belum memiliki BPJS, mereka tetap bisa dirawat hanya dengan KTP atau KK Depok. Pelayanan diberikan hingga sembuh dan gratis di kelas 3 rumah sakit,” tutup politisi PKS Kota Depok tersebut.

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Depok Terapkan UHC Kembali, Diprediksi Juni Tahun Ini 

    Kota Depok Terapkan UHC Kembali, Diprediksi Juni Tahun Ini 

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DEPOKFAKTUAL | DEPOK – Anggota DPRD Kota Depok, Ade Firmansyah, menyatakan optimismenya bahwa layanan Universal Health Coverage (UHC) di Kota Depok dapat segera aktif kembali dalam waktu dekat. Target pemulihan layanan kesehatan menyeluruh bagi warga Depok ini diproyeksikan terealisasi pada Juni tahun ini. Ade mengungkapkan bahwa komitmen untuk mengembalikan status UHC telah menjadi kesepakatan bersama […]

  • Perempuan Tewas Terlindas Bus di Jatijajar, Tragedi Pagi Hari yang Membuka Luka Lama Transportasi Kota

    Perempuan Tewas Terlindas Bus di Jatijajar, Tragedi Pagi Hari yang Membuka Luka Lama Transportasi Kota

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 150
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, JATIJAJAR — Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di depan Terminal Jatijajar, Depok, pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Seorang perempuan dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjatuh ke badan jalan dan kemudian terlindas bus yang melaju di jalur yang sama. Berdasarkan keterangan awal saksi mata di lokasi, insiden bermula saat […]

  • Harga Material Naik, Utang Menumpuk: Kontraktor Menanti Janji Bayar Pemkab Bogor

    Harga Material Naik, Utang Menumpuk: Kontraktor Menanti Janji Bayar Pemkab Bogor

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 103
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BOGOR — Sebanyak 101 kontraktor mendatangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor. Mereka duduk satu meja, menagih hak atas proyek yang telah rampung dikerjakan, namun pembayarannya tak kunjung diterima. Di ruang diskusi itu, kegelisahan para pengusaha konstruksi mengendap bersama janji pemerintah daerah yang kembali diucapkan. Salah seorang kontraktor, Jhoni, menyebut […]

  • Warga Permata Puri 1 Gelar Bazar Ramadhan, Hasil Penjualan Didonasikan untuk Korban Bencana

    Warga Permata Puri 1 Gelar Bazar Ramadhan, Hasil Penjualan Didonasikan untuk Korban Bencana

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 71
    • 0Komentar

        depokfaktual.com  Cimanggis – Warga lingkungan Permata Puri 1, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Depok, kembali mengadakan kegiatan sosial rutin tahunan berupa bazar barang bekas berkualitas (BBQ) dan paket sembako murah pada Sabtu (7/3/26). Seluruh keuntungan dari kegiatan ini rencananya akan didonasikan untuk membantu korban bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Suciati, salah satu […]

  • Aksi LSM Gedor di Balai Kota Depok, Kritik Bangunan Bermasalah dan Dugaan Praktik Suap

    Aksi LSM Gedor di Balai Kota Depok, Kritik Bangunan Bermasalah dan Dugaan Praktik Suap

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL , BALAIKOTA — Gerakan Depok Bersatu (Gedor) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Depok sebagai bentuk desakan kepada Pemerintah Kota Depok agar bersikap tegas terhadap keberadaan bangunan usaha yang diduga tidak mengantongi izin resmi. Aksi tersebut dipimpin oleh tokoh Gedor, Eman Sutriadi, yang menegaskan pentingnya penegakan hukum tanpa mengorbankan tata ruang […]

  • Satpol PP Depok: Investasi Tetap Didukung, Perizinan Tetap Harga Mati

    Satpol PP Depok: Investasi Tetap Didukung, Perizinan Tetap Harga Mati

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA – Pemerintah Kota Depok melalui Satpol PP menegaskan bahwa penghentian operasional Koat Coffee adalah murni langkah penegakan aturan, bukan bentuk pembatasan investasi. Kepala Satpol PP Depok, Dede Hidayat, menjelaskan bahwa pemerintah sangat terbuka bagi para pelaku usaha, asalkan setiap aktivitas bisnis dijalankan sesuai dengan legalitas dan regulasi yang berlaku Dede mengimbau para […]

expand_less