News Update
light_mode

Skandal Lahan Permata Asri: Dugaan Kongkalikong Pejabat dan Amarah Warga yang Memuncak

  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Ketegangan mencapai titik didih di jantung Kota Depok. Gerakan Jaringan Pemantau Anggaran dan Advokasi Warga (Gerakan Jari Pandawa) meluncurkan aksi protes keras, membongkar tabir dugaan penyelewengan lahan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum (Fasos-Fasum) di Perumahan Permata Asri.

Publik harus tahu, bahwa di atas lahan yang seharusnya milik publik tersebut, kini berdiri tegak sebuah bangunan sekolah yang memicu polemik hukum dan etika.

Menghadapi gelombang desakan massa, Pemerintah Kota Depok mencoba meredam suasana dengan memberikan klarifikasi administratif. Namun, upaya tersebut gagal memadamkan api amarah warga.

Massa tetap berdiri kokoh pada satu tuntutan mutlak: Runtuhkan bangunan ilegal tersebut dan seret oknum pejabat yang terlibat ke meja hijau.
Pembelaan Pemerintah di Tengah Badai

Kepala Bidang Pengelolaan Aset BKD, M. Dini Wizi Fadly, berupaya menjelaskan posisi pemerintah berdasarkan data site plan. Ia memaparkan bahwa luas Fasos yang tercatat adalah 569 m² dengan taman seluas 50 m².

Fadly menyinggung sejarah lahan tersebut yang penuh dinamika, termasuk penghancuran bangunan sekolah tanah wakaf di tahun 2021 demi ambisi pembangunan Posyandu.

“Terdapat sewa oleh Yayasan ARRIDHO untuk sarana olahraga dan parkir, namun pembayaran terhenti karena ada ketidaksesuaian luas lahan setelah sebagian diambil kembali untuk memperluas Posyandu.

Yayasan belum berkenan melanjutkan pembayaran hingga penghitungan ulang dilakukan,” jelas Fadly pada Senin (5/1/2026).

Fadly dengan tegas membela diri, menyatakan bahwa tidak ada sejengkal pun bangunan permanen yang didirikan oleh penyewa di atas lahan milik rakyat tersebut.

Bukti yang Berbicara: Dugaan Nepotisme dan Data Palsu
Namun, pembelaan pemerintah tersebut hancur berkeping-keping saat berbenturan dengan temuan investigasi Gerakan Jari Pandawa.

Koordinator aksi, Gita Kurniawan, membongkar sebuah “bom waktu”: Perjanjian Sewa Nomor 593/2898/BKD/X/2021.

Ia menyoroti aroma busuk hubungan kekeluargaan di balik penandatanganan berkas tersebut, yang diduga menjadi alasan mengapa nilai sewa jatuh sangat rendah, hanya 0,5% dari NJOP.

Berbekal teknologi, Gita menunjukkan data tak terbantahkan dari aplikasi “Sentuh Tanahku” milik BPN. Data tersebut menunjukkan luas lahan mencapai 617 m² dan secara visual memperlihatkan tumpang tindih lahan sekolah dengan aset publik.

“Bagaimana mungkin mereka mengatakan sebagian tanah tidak dipergunakan untuk sekolah? Ini jelas terlihat dari gambar bahwa sebagian lahan sekolah menggunakan lahan Fasos-Fasum,” katanya.

Gita Kurniawan tidak hanya bicara soal tanah, tapi soal keadilan dan integritas. Ia menuntut tindakan tanpa ampun terhadap bangunan yang dianggap mengabaikan hukum IMB dan retribusi.

“Sekolah tanpa IMB harus dibongkar! Harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” tegasnya.

Keganjilan semakin nyata saat Gita mempertanyakan ke mana mengalirnya uang retribusi sekolah sejak tahun 2012, mengingat hitam di atas putih perjanjian sewa baru muncul sembilan tahun kemudian.

Kini, ia membidik Mantan Sekretaris Daerah Depok untuk bertanggung jawab atas verifikasi lahan di masa lalu.

Dengan nada mengancam, Gerakan Jari Pandawa bersiap membawa kasus ini ke level hukum yang lebih tinggi jika keadilan tetap bungkam.

“Kami akan tetap melakukan aksi, demo ke gedung sekolah, Kejaksaan, dan BPN,” pungkasnya.

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Jalan, Satu Surga: Jelajahi Trisara Phuket dengan Dua Paket Unggulan Pilihan

    Dua Jalan, Satu Surga: Jelajahi Trisara Phuket dengan Dua Paket Unggulan Pilihan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL — Terletak di sepanjang Laut Andaman yang berkilauan, Trisara berdiri sebagai resor vila tepi pantai dengan kolam renang paling eksklusif di Phuket dan merupakan andalan dari Montara Hospitality Group. Namanya, yang berarti “Taman di Surga Ketiga” dalam bahasa Sansekerta, mencerminkan ketenangan surgawi yang mendefinisikan setiap kunjungan. Dengan vila-vila luas yang menghadap laut dan […]

  • Kolaborasi Lintas Komunitas Ramaikan Subuh Berjamaah Bikers Subuhan Depok di Sawangan

    Kolaborasi Lintas Komunitas Ramaikan Subuh Berjamaah Bikers Subuhan Depok di Sawangan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, SAWANGAN — Bikers Subuhan Depok telah menggelar kegiatan Subuh Berjamaah, Kajian, dan Riding Bareng pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Jami’ Al Iman, kawasan Telaga Golf Sawangan, Kota Depok. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan kolaborasi lintas komunitas dakwah dan otomotif dari berbagai wilayah Jabodetabek. Meski cuaca hujan gerimis menyelimuti kawasan […]

  • Natal Kota Depok Berlangsung Khidmat, Gubernur Jabar Tekankan Nilai Cinta dan Toleransi

    Natal Kota Depok Berlangsung Khidmat, Gubernur Jabar Tekankan Nilai Cinta dan Toleransi

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS — Perayaan Natal tingkat Kota Depok berlangsung dengan penuh kekhidmatan di Gereja Bethel Indonesia (GBI) yang berlokasi di Jalan Kamboja Nomor 18, RT 01/RW 13, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, pada Minggu (25/1/2026). Ibadah Natal bersama ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., Wali Kota Depok Supian […]

  • Pemkot Depok Dukung Gen Z Salurkan Energi Kreatif Lewat Musik

    Pemkot Depok Dukung Gen Z Salurkan Energi Kreatif Lewat Musik

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BALAI KOTA– Pemerintah Kota Depok menegaskan pentingnya memberikan ruang kegiatan positif bagi generasi muda agar tidak terjebak dari kecanduan gadget. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Eko Herwiyanto, saat menutup Festival Band Kota Depok, yang digelar di Balai Kota Depok, Sabtu (08/11/2025). “Alhamdulillah, festival band […]

  • Kejari Depok Bongkar Korupsi Pembelian Tanah PT APR, Kerugian Negara Rp56,6 Miliar

    Kejari Depok Bongkar Korupsi Pembelian Tanah PT APR, Kerugian Negara Rp56,6 Miliar

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, GDC — Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok mencokok dua pelaku terduga korupsi yang merugikan puluhan miliar rupiah. Lagu terduga korupsi ini memakan uang rakyat karena menggelapkan dana pembelian tanah oleh PT Adi Persada Real Estate (PT APR, kini PT Adi Persada Properti) yang terjadi pada 2012–2013. Bersamaan dengan itu pihak instansi negara terkait melalui […]

  • Skandal Eksekusi Lahan: Ketua–Wakil Ketua PN Depok Terseret OTT KPK

    Skandal Eksekusi Lahan: Ketua–Wakil Ketua PN Depok Terseret OTT KPK

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 34
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok diduga meminta imbalan sebesar Rp1 miliar untuk mempercepat pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan milik PT Karabha Digdaya (KD), sebuah perusahaan yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa […]

expand_less