News Update
light_mode

Menuju Depok Bebas AIDS 2030: Desakan Perwali HIV-IMS Menguat di Peringatan Satu Dekade District Task Force

  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK FAKTUAL , MARGONDA — Menjelang Peringatan Hari AIDS Sedunia ke-38 yang jatuh pada 1 Desember 2025, District Task Force (DTF) Kota Depok merilis catatan refleksi satu dekade perjalanan penanggulangan HIV di Kota Depok sekaligus menyerukan percepatan pengesahan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Penanggulangan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS). Regulasi ini dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan layanan di tengah tantangan menuju Eliminasi AIDS 2030.

Sejak 2013, Kota Depok telah membangun pondasi penanggulangan HIV melalui penguatan layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) di RSUD Depok, perluasan layanan skrining di seluruh Puskesmas, serta koordinasi lintas sektor melalui Komisi Penanggulangan AIDS (KPA).

Sepanjang perjalanan tersebut, komunitas berperan sebagai garda terdepan dalam edukasi, penjangkauan populasi kunci, pendampingan ODHIV, distribusi kondom, mobile VCT, mitigasi stigma, dan penguatan data di lapangan. Kerja komunitas selama bertahun-tahun turut meningkatkan angka temuan kasus HIV di Kota Depok.

Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan deteksi dini dan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat untuk memeriksakan diri, sehingga fenomena gunung es yang sebelumnya tersembunyi mulai terkuak.

Hal ini menegaskan bahwa upaya komunitas dan layanan kesehatan telah mengubah ketakutan menjadi keberanian untuk mengetahui status kesehatan secara mandiri.
Meski berbagai capaian positif telah diraih, Kota Depok kini menghadapi tantangan baru: berakhirnya dukungan Global Fund.

Selama lebih dari satu dekade, donor global ini berkontribusi besar dari hulu ke hilir — meliputi edukasi pencegahan, penyediaan alat tes, ARV, mobile service, hingga peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan organisasi masyarakat sipil. Tanpa regulasi daerah yang kuat, keberlanjutan program HIV di Depok berisiko melemah.

Dalam catatan refleksinya, DTF menegaskan bahwa Perwali HIV–IMS merupakan fondasi hukum yang akan memastikan pembiayaan APBD, ditambah sumber lain seperti mekanisme dana hibah, swakelola tipe 3 dan 4 juga CSR untuk komponen penting seperti layanan PrEP, PEP 24/7, penjangkauan komunitas, layanan remaja dan anak, harm reduction, layanan kesehatan jiwa, serta surveilans terintegrasi. Tanpa Perwali, program akan sulit bertahan di tengah berakhirnya pendanaan donor.

Baca juga: Wali Kota Depok Siapkan Perombakan Struktur, Sejumlah Posisi Kadis Masih Kosong dan Sekda Ditunjuk Jadi Plt

Draft Perwali HIV–IMS yang telah disusun bersama Dinas Kesehatan, KPA, OPD, komunitas, dan akademisi sejak 2022 dinilai sebagai dokumen kebijakan paling komprehensif yang pernah dirumuskan di Depok.

Di dalamnya tercantum strategi eliminasi, pengaturan layanan skrining dan pengobatan, integrasi dengan program TB–Hepatitis–KIA, mekanisme pendanaan, anti-diskriminasi, peran komunitas, serta penyediaan PrEP di setidaknya 50% layanan PDP pada 2030.

Dokumen tersebut juga menekankan ketersediaan PEP selama 24 jam, 7 hari seminggu bagi korban kekerasan seksual dan tenaga kesehatan—sebab PEP bersifat darurat dan harus diberikan sesegera mungkin.

DTF juga menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih ramah komunitas di fasilitas kesehatan, penguatan layanan untuk anak dan remaja, integrasi kesehatan jiwa, serta kampanye anti-stigma berbasis masyarakat.

Upaya-upaya ini diharapkan menciptakan lingkungan kota yang lebih inklusif dan aman bagi setiap orang, terutama mereka yang hidup dengan HIV dan kelompok rentan.

Memperingati Hari AIDS Sedunia 2025, DTF mengajak seluruh pihak—pemerintah daerah, tenaga kesehatan, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, dan media—untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan Depok mampu mencapai Eliminasi AIDS 2030.

Eliminasi bukan hanya target kesehatan, melainkan komitmen terhadap nilai kemanusiaan.

Perwali HIV–IMS diharapkan menjadi tonggak baru bagi Kota Depok, memastikan keberlanjutan respons HIV dan menjamin bahwa setiap warga mendapatkan akses layanan yang bermutu, setara, dan bebas stigma.

Momentum Hari AIDS Sedunia 2025 menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai, tetapi tujuan Depok Bebas AIDS 2030 tetap dapat dicapai jika semua pihak terus melangkah bersama.

Baca juga: Wali Kota Depok Siapkan Perombakan Struktur, Sejumlah Posisi Kadis Masih Kosong dan Sekda Ditunjuk Jadi Plt

Tentang District Task Force (DTF) Kota Depok

District Task Force adalah forum komunikasi dan koordinasi komunitas dan lembaga penggiat isu HIV dan KPA Kota Depok. DTF bekerja untuk memastikan respons HIV berjalan efektif, partisipatif, berbasis bukti, dan inklusif di Kota Depok. Komunitas dan lembaga yang terlibat didalamnya yaitu:

  • Komisi Penanggulangan AIDS Kota Depok
  • Komunitas Aksi Kemanusiaan Indonesia (KAKI)
  • KULDESAK (Kumpulan Dengan Segala Aksi Kemanusiaan)
  • Kelompok Dukungan Sebaya Hitam Putih
  • Warna Sehati
  • Depok Metadhone User (Demou)
  • Persaudaraan Korban Napza Depok (PKND)
  • Yayasan Insan Peduli Sejahtera
  • Female Plus
  • Yayasan Lembaga Kasih Indonesia (YLKI)
  • IPPI Kota Depok
  • Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)
  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • District Taskforce Kota Depok Bahas Restrukturisasi dan Prioritas Advokasi HIV 2026

    District Taskforce Kota Depok Bahas Restrukturisasi dan Prioritas Advokasi HIV 2026

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 154
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS — District Taskforce (DTF) Kota Depok menggelar *Quarterly Community District Taskforce Meeting* BL 157 sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola, konsolidasi jejaring, dan penajaman agenda advokasi penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Depok. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (27/1) di Rumah Makan Ayam Bakar Bu Siti, Pancoran Mas, Depok. Pertemuan […]

  • Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Sejumlah komunitas dan penggiat lingkungan Kota Depok menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap krisis lahan hijau, persoalan ekologis, dan ancaman banjir yang kian meningkat. Mereka mendesak Pimpinan DPRD Kota Depok segera menggelar audiensi dan memanggil sejumlah perangkat daerah terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas PUPR SDA, Bappeda, Badan Aset, serta […]

  • Manahan Terpilih sebagai Ketua Perwani Depok, Usung Semangat Solidaritas dan Kerja Nyata

    Manahan Terpilih sebagai Ketua Perwani Depok, Usung Semangat Solidaritas dan Kerja Nyata

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, CILODONG — Melalui proses musyawarah yang mendalam, Persatuan Wartawan Kristiani (Perwani) Depok resmi menetapkan Manahan sebagai ketua baru. Dalam forum pemilihan yang digelar di Cafe Wajan Tepi Danau, Cilodong, Manahan terpilih dari empat kandidat yang diusulkan oleh 20 anggota yang hadir. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum pembubaran panitia Natal 2025 sekaligus titik awal […]

  • Munas XI APRISINDO Tegaskan Penguatan Industri Alas Kaki Nasional dan Daya Saing Global

    Munas XI APRISINDO Tegaskan Penguatan Industri Alas Kaki Nasional dan Daya Saing Global

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, JAKARTA — Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XI pada Rabu (21/1/2026) di Ruang Singosari, Hotel Borobudur, Jakarta. Forum tertinggi organisasi ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan, melakukan konsolidasi pelaku industri, serta memperkuat peran APRISINDO dalam menghadapi dinamika industri alas kaki, baik di tingkat nasional maupun global. Munas XI […]

  • Dukung Kebijakan Wali Kota, Kelurahan Baktijaya Optimalkan Pelayanan Lewat Musrenbang

    Dukung Kebijakan Wali Kota, Kelurahan Baktijaya Optimalkan Pelayanan Lewat Musrenbang

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BAKTIJAYA – Kelurahan Baktijaya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2026 sebagai dasar penyusunan anggaran Tahun 2027. Kegiatan yang mengusung tema “Peningkatan Daya Saing Daerah Menuju Depok Maju” itu dilaksanakan pada Senin (19/1/2026). Dalam kesempatan tersebut, pihak kelurahan menilai kebijakan rotasi dan mutasi pejabat yang dilakukan Wali Kota Depok, Supian Suri, sebagai bagian […]

  • Usai Dilantik, Kasno Targetkan Pembentukan RW Baru dan Genjot Legalitas Domisili Warga

    Usai Dilantik, Kasno Targetkan Pembentukan RW Baru dan Genjot Legalitas Domisili Warga

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, GDC — Nama Kasno, seorang yang dikenal sebagai aktivis pro Pemerintah Kota Depok ini telah resmi dilantik sebagai Ketua RT 08 RW 10, Kecamatan Sukmajaya, pada Sabtu, 29 November 2025. Dalam pernyataannya kepada media, ia bukan hanya menjabarkan sejumlah program jangka pendek terkait lingkungan, tetapi juga memaparkan rencana besar jangka panjang yang mencakup […]

expand_less