Kamis, 15 Jan 2026

Menuju Depok Bebas AIDS 2030: Desakan Perwali HIV-IMS Menguat di Peringatan Satu Dekade District Task Force

  • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK FAKTUAL , MARGONDA — Menjelang Peringatan Hari AIDS Sedunia ke-38 yang jatuh pada 1 Desember 2025, District Task Force (DTF) Kota Depok merilis catatan refleksi satu dekade perjalanan penanggulangan HIV di Kota Depok sekaligus menyerukan percepatan pengesahan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Penanggulangan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS). Regulasi ini dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan layanan di tengah tantangan menuju Eliminasi AIDS 2030.

Sejak 2013, Kota Depok telah membangun pondasi penanggulangan HIV melalui penguatan layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) di RSUD Depok, perluasan layanan skrining di seluruh Puskesmas, serta koordinasi lintas sektor melalui Komisi Penanggulangan AIDS (KPA).

Sepanjang perjalanan tersebut, komunitas berperan sebagai garda terdepan dalam edukasi, penjangkauan populasi kunci, pendampingan ODHIV, distribusi kondom, mobile VCT, mitigasi stigma, dan penguatan data di lapangan. Kerja komunitas selama bertahun-tahun turut meningkatkan angka temuan kasus HIV di Kota Depok.

Peningkatan ini mencerminkan keberhasilan deteksi dini dan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat untuk memeriksakan diri, sehingga fenomena gunung es yang sebelumnya tersembunyi mulai terkuak.

Hal ini menegaskan bahwa upaya komunitas dan layanan kesehatan telah mengubah ketakutan menjadi keberanian untuk mengetahui status kesehatan secara mandiri.
Meski berbagai capaian positif telah diraih, Kota Depok kini menghadapi tantangan baru: berakhirnya dukungan Global Fund.

Selama lebih dari satu dekade, donor global ini berkontribusi besar dari hulu ke hilir — meliputi edukasi pencegahan, penyediaan alat tes, ARV, mobile service, hingga peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan organisasi masyarakat sipil. Tanpa regulasi daerah yang kuat, keberlanjutan program HIV di Depok berisiko melemah.

Dalam catatan refleksinya, DTF menegaskan bahwa Perwali HIV–IMS merupakan fondasi hukum yang akan memastikan pembiayaan APBD, ditambah sumber lain seperti mekanisme dana hibah, swakelola tipe 3 dan 4 juga CSR untuk komponen penting seperti layanan PrEP, PEP 24/7, penjangkauan komunitas, layanan remaja dan anak, harm reduction, layanan kesehatan jiwa, serta surveilans terintegrasi. Tanpa Perwali, program akan sulit bertahan di tengah berakhirnya pendanaan donor.

Baca juga: Wali Kota Depok Siapkan Perombakan Struktur, Sejumlah Posisi Kadis Masih Kosong dan Sekda Ditunjuk Jadi Plt

Draft Perwali HIV–IMS yang telah disusun bersama Dinas Kesehatan, KPA, OPD, komunitas, dan akademisi sejak 2022 dinilai sebagai dokumen kebijakan paling komprehensif yang pernah dirumuskan di Depok.

Di dalamnya tercantum strategi eliminasi, pengaturan layanan skrining dan pengobatan, integrasi dengan program TB–Hepatitis–KIA, mekanisme pendanaan, anti-diskriminasi, peran komunitas, serta penyediaan PrEP di setidaknya 50% layanan PDP pada 2030.

Dokumen tersebut juga menekankan ketersediaan PEP selama 24 jam, 7 hari seminggu bagi korban kekerasan seksual dan tenaga kesehatan—sebab PEP bersifat darurat dan harus diberikan sesegera mungkin.

DTF juga menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih ramah komunitas di fasilitas kesehatan, penguatan layanan untuk anak dan remaja, integrasi kesehatan jiwa, serta kampanye anti-stigma berbasis masyarakat.

Upaya-upaya ini diharapkan menciptakan lingkungan kota yang lebih inklusif dan aman bagi setiap orang, terutama mereka yang hidup dengan HIV dan kelompok rentan.

Memperingati Hari AIDS Sedunia 2025, DTF mengajak seluruh pihak—pemerintah daerah, tenaga kesehatan, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, dan media—untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan Depok mampu mencapai Eliminasi AIDS 2030.

Eliminasi bukan hanya target kesehatan, melainkan komitmen terhadap nilai kemanusiaan.

Perwali HIV–IMS diharapkan menjadi tonggak baru bagi Kota Depok, memastikan keberlanjutan respons HIV dan menjamin bahwa setiap warga mendapatkan akses layanan yang bermutu, setara, dan bebas stigma.

Momentum Hari AIDS Sedunia 2025 menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai, tetapi tujuan Depok Bebas AIDS 2030 tetap dapat dicapai jika semua pihak terus melangkah bersama.

Baca juga: Wali Kota Depok Siapkan Perombakan Struktur, Sejumlah Posisi Kadis Masih Kosong dan Sekda Ditunjuk Jadi Plt

Tentang District Task Force (DTF) Kota Depok

District Task Force adalah forum komunikasi dan koordinasi komunitas dan lembaga penggiat isu HIV dan KPA Kota Depok. DTF bekerja untuk memastikan respons HIV berjalan efektif, partisipatif, berbasis bukti, dan inklusif di Kota Depok. Komunitas dan lembaga yang terlibat didalamnya yaitu:

  • Komisi Penanggulangan AIDS Kota Depok
  • Komunitas Aksi Kemanusiaan Indonesia (KAKI)
  • KULDESAK (Kumpulan Dengan Segala Aksi Kemanusiaan)
  • Kelompok Dukungan Sebaya Hitam Putih
  • Warna Sehati
  • Depok Metadhone User (Demou)
  • Persaudaraan Korban Napza Depok (PKND)
  • Yayasan Insan Peduli Sejahtera
  • Female Plus
  • Yayasan Lembaga Kasih Indonesia (YLKI)
  • IPPI Kota Depok
  • Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)
  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Depok Siapkan Perombakan Struktur, Sejumlah Posisi Kadis Masih Kosong dan Sekda Ditunjuk Jadi Plt

    Wali Kota Depok Siapkan Perombakan Struktur, Sejumlah Posisi Kadis Masih Kosong dan Sekda Ditunjuk Jadi Plt

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Wali Kota Depok, H. Supian Suri, kembali berencana melakukan perombakan berupa rotasi, mutasi, serta promosi jabatan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. “Untuk mutasi nanti dikabarin, tunggu aja,” ujarnya pada (25/11/2025). Berdasarkan informasi di lapangan, masih terdapat beberapa posisi kepala dinas (kadis) di Pemkot Depok […]

  • Awali Tugas Baru, Kajari Depok Arif Budiman Rangkul Insan Pers untuk Bangun Sinergi Penegakan Hukum yang Transparan

    Awali Tugas Baru, Kajari Depok Arif Budiman Rangkul Insan Pers untuk Bangun Sinergi Penegakan Hukum yang Transparan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 19
    • 0Komentar

      DEPOK FAKTUAL, GDC — Langkah awal Arif Budiman sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok dimulai dengan cara yang hangat dan penuh makna. Bukan dengan seremoni kaku atau sambutan formal, melainkan melalui coffee morning bersama para jurnalis di Aula Kejari Depok, Rabu (5/11). Suasana pagi itu terasa cair. Aroma kopi menyatu dengan percakapan ringan, namun […]

  • Aksi LSM Gedor di Balai Kota Depok, Kritik Bangunan Bermasalah dan Dugaan Praktik Suap

    Aksi LSM Gedor di Balai Kota Depok, Kritik Bangunan Bermasalah dan Dugaan Praktik Suap

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 18
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL , BALAIKOTA — Gerakan Depok Bersatu (Gedor) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Depok sebagai bentuk desakan kepada Pemerintah Kota Depok agar bersikap tegas terhadap keberadaan bangunan usaha yang diduga tidak mengantongi izin resmi. Aksi tersebut dipimpin oleh tokoh Gedor, Eman Sutriadi, yang menegaskan pentingnya penegakan hukum tanpa mengorbankan tata ruang […]

  • Cara Cing Ikah Tingkatkan Budaya Minat Baca Pelajar Sejak Dini

    Cara Cing Ikah Tingkatkan Budaya Minat Baca Pelajar Sejak Dini

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 16
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BALAI KOTA – Perkembangan era digital yang semakin masif khususnya dalam penggunaan gadget, menghadirkan perubahan kultur pada berbagai sektor kehidupan. Salah satu dampak yang paling terasa adalah penurunan minat baca di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Banyak anak muda yang lebih memilih untuk menghabiskan waktu di depan layar gadget daripada membaca buku. Kemudahan […]

  • Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Sejumlah komunitas dan penggiat lingkungan Kota Depok menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap krisis lahan hijau, persoalan ekologis, dan ancaman banjir yang kian meningkat. Mereka mendesak Pimpinan DPRD Kota Depok segera menggelar audiensi dan memanggil sejumlah perangkat daerah terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas PUPR SDA, Bappeda, Badan Aset, serta […]

  • KNPI Depok Retak Dua Kubu: Bicara Persatuan, Tapi Rumah Sendiri Berantakan

    KNPI Depok Retak Dua Kubu: Bicara Persatuan, Tapi Rumah Sendiri Berantakan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 12
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Kota Depok sedang membangun masa depan pemuda. Tapi, justru terjebak dalam drama memalukan: “Dualisme kepemimpinan KNPI Depok”. Sebuah ironi yang mencolok! Bagaimana mau mengurus pemuda, jika mengurus organisasi sendiri saja tidak becus? Fenomena itu kembali mencuat dalam diskusi kepemudaan bertajuk “Depok Krisis Identitas” yang digelar Margonda Strategic Studies (MSS) di Kafe […]

expand_less