News Update
light_mode

Dilema Makan Bergizi Gratis di Depok: Sertifikasi Dapur Belum Tuntas, Transparansi Label Masih Bolong

  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

depokfaktual.com | DEPOK – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Depok kini berada di bawah pengawasan ketat. Meski bertujuan meningkatkan kualitas gizi siswa, pelaksanaan di lapangan masih terganjal dua masalah besar, yaitu legalitas higienitas dapur penyedia (SPPG) dan transparansi informasi gizi serta harga pada kemasan makanan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Devi Maryori, membeberkan data yang menunjukkan bahwa mayoritas dapur penyedia belum memenuhi standar resmi. Hingga 3 Maret 2026, dari 141 dapur yang sudah beroperasi, baru 27 unit yang memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Devi mengungkapkan hasil pemeriksaan lapangan yang menunjukkan angka kegagalan pemenuhan syarat kesehatan yang cukup tinggi.

“Pemeriksaan kesehatan lingkungan, baru 91 dapur yang telah menjalani Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL). Dari jumlah tersebut, 49 dapur dinyatakan memenuhi syarat, sedangkan 42 dapur lainnya masih tidak memenuhi syarat (TMS),” ujar Devi pada Senin (9/3/2026). Dilansir Radar Depok.

Kondisi ini menjadi alarm keras, mengingat Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya telah memberikan mandat tegas untuk menghentikan sementara dapur yang tidak memenuhi standar keamanan pangan.

Persoalan tidak berhenti di dapur. Di tingkat sekolah, kebijakan pencantuman label kandungan gizi dan harga riil bahan pangan—yang diinstruksikan BGN pada Februari-Maret 2026—ternyata belum berjalan seragam.

Di SMPN 25 Depok, Humas sekaligus penanggung jawab program, Winarningsih, mengakui adanya kekosongan informasi pada paket makanan siswa selama bulan puasa. “Kalau harga dan daftar nilai gizinya tidak ada selama Ramadan. Kalau hari biasa hanya nilai gizinya saja,” ungkap Winarningsih.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala SMPN 15 Depok Bidang Kurikulum, Susi Aprilyana, juga mengonfirmasi ketiadaan label tersebut saat ini, meski sebelumnya sempat diterapkan melalui kemasan khusus. “Saat ini sedang tidak ada. Biasanya ada label gizi dan daftar harga di setiap paket MBG yang diberikan kepada siswa,” kata Susi.

Ia menjelaskan bahwa perubahan teknis kemasan karena masa ujian menjadi alasan informasi tersebut tidak terlihat secara langsung.

“Kemarin sih ada karena totebag-nya pakai bahan itu yang warna-warni. Hari ini kita minta yang pakai kertas karena sedang pekan ulangan. Ditaruh di dalamnya, diprint,” jelasnya lebih lanjut.

Terkait biaya, Susi memberikan keterangan mengenai anggaran yang dikelola per porsinya. “Selalu Rp10 ribu kok. Paling minim Rp9.500,” tambahnya.

Kondisi paling mencolok ditemukan di SMPN 23 Depok. Jika sekolah lain sempat menerapkan pelabelan, Humas sekolah tersebut, Catur, menyatakan bahwa sejak awal paket makanan yang diterima siswa memang belum dilengkapi informasi gizi maupun harga.

“Belum ada,” ujar Catur.

Ketidakteraturan ini memicu kekhawatiran akan potensi penurunan kualitas bahan pangan oleh mitra penyedia di tengah kurangnya pengawasan transparansi yang menjadi hak para siswa penerima manfaat. (P. Bul)

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Dinas Perpustakaan Depok Ajak Anak Muda Kurangi Main Gadget, Perbanyak Membaca

    Kepala Dinas Perpustakaan Depok Ajak Anak Muda Kurangi Main Gadget, Perbanyak Membaca

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BALAI KOTA — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Depok, Bapak Utang Wardaya, menyoroti betapa krusialnya pengembangan budaya literasi di kalangan anak muda. Peringatan ini disampaikan mengingat tingginya ketergantungan generasi muda saat ini terhadap gawai atau perangkat elektronik. Utang Wardaya menekankan bahwa generasi masa kini harus memprioritaskan kegiatan membaca dan berinteraksi langsung dengan […]

  • Waspada Lonjakan Kasus: Mengenal Super Flu dan Cara Menghadapinya

    Waspada Lonjakan Kasus: Mengenal Super Flu dan Cara Menghadapinya

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Hanny
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA – Dinas Kesehatan Kota Depok mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada terkait masuknya varian influenza A (H3N2) subclade K atau “super flu” ke Indonesia. Meski menular dengan cepat, pemerintah menyatakan situasi saat ini masih dalam kendali. Kepala Dinkes Depok, Mary Liziawati, menekankan pentingnya menjaga imunitas melalui pola makan bergizi, olahraga, dan […]

  • Ditengah Pemangkasan Anggaran Takjil Masjid Baitul Kamal, HUT Supian Suri Habiskan Banyak Biaya

    Ditengah Pemangkasan Anggaran Takjil Masjid Baitul Kamal, HUT Supian Suri Habiskan Banyak Biaya

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 53
    • 0Komentar

    DEPOKFAKTUAL.COM DEPOK – Pemerintah Kota Depok menuai kritik tajam dari masyarakat terkait kontrasnya penggunaan anggaran daerah. Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-51 Wali Kota Depok, Supian Suri, yang digelar mewah dinilai melukai hati warga di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada fasilitas ibadah di Masjid Balai Kota. Warga Depok, Gita Kurniawan, menyuarakan kekecewaannya atas […]

  • Pemkot Depok Dukung Gen Z Salurkan Energi Kreatif Lewat Musik

    Pemkot Depok Dukung Gen Z Salurkan Energi Kreatif Lewat Musik

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BALAI KOTA— Pemerintah Kota Depok menegaskan pentingnya memberikan ruang kegiatan positif bagi generasi muda agar tidak terjebak dari kecanduan gadget. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Eko Herwiyanto, saat menutup Festival Band Kota Depok, yang digelar di Balai Kota Depok, Sabtu (08/11/2025). “Alhamdulillah, festival band […]

  • Transformasi LPSK 2025: Lonjakan Permohonan di Tengah Efisiensi Anggaran

    Transformasi LPSK 2025: Lonjakan Permohonan di Tengah Efisiensi Anggaran

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 143
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, JAKARTA – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) merilis refleksi kinerja tahun 2025 yang mencatatkan transformasi signifikan dalam pelayanan perlindungan saksi dan korban di Indonesia. Di tengah kebijakan efisiensi anggaran negara, LPSK berhasil meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan akses keadilan bagi masyarakat. Kepercayaan Publik Meningkat PesatLPSK mencatat lonjakan permohonan perlindungan yang mencerminkan […]

  • Kejari Depok Kebut PNBP Melalui Lelang, L300 Berhasil Terjual hingga Kenaikan Capai 113 Persen

    Kejari Depok Kebut PNBP Melalui Lelang, L300 Berhasil Terjual hingga Kenaikan Capai 113 Persen

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DEPOKFAKTUAL.COM Depok – Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok melalui Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) kembali mencatatkan keberhasilan dalam upaya pemulihan aset negara. Satu unit kendaraan operasional jenis Mitsubishi L300 tahun 2009 berhasil terlelang dengan kenaikan harga yang sangat signifikan pada Selasa (03/03/2026). Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejari Depok, […]

expand_less