News Update
light_mode

Dipicu Langgar KTR, Massa Bakal Geruduk Pemkot Depok Minta Transparasi Terkait Tunjangan Rumah Dinas Anggota Dewan

  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK | depokfaktual.com– Gelombang ketidakpuasan publik terhadap kinerja dan perilaku anggota DPRD Kota Depok terus meningkat. Belum usai sorotan tajam terkait pelanggaran Kawasan Tanpa Rokok (KTR) oleh salah satu legislator, kini elemen masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Organisasi Info Depok bersiap menggelar unjuk rasa akbar terkait tuntutan revisi tunjangan rumah dinas yang dinilai fantastis.

Sorotan pertama bermula dari viralnya video Siswanto, anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKB, yang kedapatan menyalakan rokok di area KTR Balai Kota Depok saat peringatan HUT ke-27 Kota Depok, Senin (27/4/2026).

Meski Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Depok telah melakukan pemanggilan dan Siswanto telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, publik menilai klarifikasinya yang menyeret motif pelapor justru menunjukkan kurangnya tanggung jawab moral. Insiden ini dianggap sebagai pemicu (trigger) yang memperkuat alasan masyarakat untuk menuntut akuntabilitas lebih luas dari lembaga legislatif.

Menindaklanjuti keresahan tersebut, massa dari Info Depok telah melayangkan surat pemberitahuan aksi bernomor 001/SP/ID/04/2026 kepada Polres Metro Depok. Fokus utama aksi ini adalah menagih janji realisasi perubahan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 97 Tahun 2021.

Massa menilai besaran tunjangan sewa rumah dinas bagi anggota dewan DPRD Depok saat ini sangat tidak rasional dan mencederai rasa keadilan sosial.

“Aksi ini guna mengungkap kebohongan eksekutif dan legislatif kepada masyarakat banyak. Kami menyebutnya sebagai pembohongan publik,” tegas Adi Suman, Penanggung Jawab Aksi dari Info Depok.

Menurutnya, kesepakatan untuk meninjau kembali angka tunjangan tersebut sebenarnya telah terjadi sejak September 2025, namun hingga kini belum ada langkah nyata dari Pemerintah Kota maupun DPRD.

Berdasarkan data yang dihimpun, Perwal Nomor 76 Tahun 2024 menetapkan kenaikan signifikan pada dana tunjangan perumahan. Anggota DPRD yang sebelumnya menerima Rp32,5 juta per bulan, kini mendapatkan Rp40 juta per bulan dan wakil ketua 47 juta serta ketua capai 51 juta perbulannya. Dengan total kebutuhan anggaran mencapai Rp25 miliar per tahun, publik mempertanyakan keabsahan hasil kajian independen yang seharusnya mencerminkan harga sewa rumah wajar di Kota Depok.

Besaran angaran untuk tuper kisaran 25 miliar tersebut dibebankan di APBD Kota Depok. Dengan begitu, tanpa dokumen hasil appraisal yang bisa diakses publik.

Forum Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Pemerintah Jabodetabek mencium adanya dugaan potensi penggelembungan (mark-up). Koordinator Forum Mahasiswa Pemerhati Kebijakan Jabodetabek, Lotfi, menegaskan bahwa sikap tertutup pemkot depok memperkuat dugaan adanya mekanisme yang tidak sesuai standar operasional.

Menanggapi ketidakpastian ini, mahasiswa secara resmi meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok untuk turun tangan melakukan audit investigatif menyeluruh. Audit ini dianggap krusial untuk memastikan uang rakyat dari APBD tidak disalahgunakan dan dapat diuji secara rasional.

“Rp25 miliar per tahun bukan angka kecil. Kami mendesak audit investigatif guna menjamin setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan di hadapan publik,” tegas Lotfi beberapa waktu lalu.

Aksi unjuk rasa akbar tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 11 Mei 2026 mendatang. Lokasi Balai Kota Depok dan Gedung DPRD Kota Depok dengan estimasi Massa sebanyak 200 orang.

Sebagai bentuk protes simbolis, massa berencana membawa atribut teatrikal berupa keranda mayit dan bunga tujuh rupa. Selain itu, massa juga akan membentangkan cetakan data harta kekayaan pejabat Depok (LHKPN-KPK RI) untuk menyoroti kesenjangan ekonomi antara pejabat dan masyarakat kecil. (Alda)

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Dinas Perpustakaan Depok Ajak Anak Muda Kurangi Main Gadget, Perbanyak Membaca

    Kepala Dinas Perpustakaan Depok Ajak Anak Muda Kurangi Main Gadget, Perbanyak Membaca

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BALAI KOTA — Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Depok, Bapak Utang Wardaya, menyoroti betapa krusialnya pengembangan budaya literasi di kalangan anak muda. Peringatan ini disampaikan mengingat tingginya ketergantungan generasi muda saat ini terhadap gawai atau perangkat elektronik. Utang Wardaya menekankan bahwa generasi masa kini harus memprioritaskan kegiatan membaca dan berinteraksi langsung dengan […]

  • Ketua Karang Taruna Lakukan Pelecehan Verbal di Mampang Depok, Babai Suhaimi : Copot dan Pidana

    Ketua Karang Taruna Lakukan Pelecehan Verbal di Mampang Depok, Babai Suhaimi : Copot dan Pidana

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 140
    • 0Komentar

      DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Depok dari Fraksi PKB, Babai Suhaimi, geram dengan pemberitaan kasus Ketua Karang Taruna yang melakukan pelecehan verbal terhadap IRT di Mampang, Depok. Babai, yang juga merupakan mantan Ketua Karang Taruna Kota Depok, menegaskan bahwa tidak ada ruang toleransi bagi pelaku pelecehan, meskipun dalam […]

  • Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Pembunuhan Pemuda Asal Depok: Berawal dari Pinjaman Uang yang Ditolak

    Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Pembunuhan Pemuda Asal Depok: Berawal dari Pinjaman Uang yang Ditolak

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BOJONGGEDE– Misteri di balik pembunuhan sadis terhadap seorang pemuda asal Depok, berinisial AN, akhirnya terkuak. Polisi berhasil mengungkap motif dan menetapkan tiga tersangka dalam kasus yang menggemparkan warga Bojonggede, Kabupaten Bogor, itu. Jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah rumah kontrakan di Desa Rawa Panjang, Bojonggede, pada Senin (3/11/2025) dini hari. Dari […]

  • Ketua DPRD Depok Dorong Penambahan Kuota Penerima Insentif Bimroh Jadi 1.000 Orang di 2026

    Ketua DPRD Depok Dorong Penambahan Kuota Penerima Insentif Bimroh Jadi 1.000 Orang di 2026

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, CILODONG – Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, menyatakan komitmennya untuk mendorong peningkatan jumlah penerima manfaat insentif bagi para pembimbing rohani (Bimroh) pada tahun anggaran 2026. Langkah ini didorong oleh tingginya antusiasme masyarakat, terutama kalangan Majelis Taklim, serta besarnya peran pembimbing rohani dalam memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat. Sebagai legislator dari Fraksi […]

  • Awali 2026, PWI Depok Gelar Diskusi Nasional Lawan Hoaks dalam Pemberitaan Bencana

    Awali 2026, PWI Depok Gelar Diskusi Nasional Lawan Hoaks dalam Pemberitaan Bencana

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 157
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok bersama Forum Indonesia Emas mengawali tahun 2026 dengan sebuah langkah reflektif dan strategis melalui penyelenggaraan diskusi nasional yang menyoroti wajah pemberitaan bencana di Indonesia. Topik ini diangkat bukan tanpa alasan. Meningkatnya keprihatinan terhadap maraknya pemberitaan keliru hingga penyebaran hoaks seputar bencana banjir dan tanah longsor […]

  • Sengketa Perfilman Memanas: Sutradara Dwi Ilalang Gugat PT Verona Indah Pictures Tbk Terkait Dugaan Ingkar Kesepakatan Produksi

    Sengketa Perfilman Memanas: Sutradara Dwi Ilalang Gugat PT Verona Indah Pictures Tbk Terkait Dugaan Ingkar Kesepakatan Produksi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 305
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, JAKARTA  – Konflik hukum di industri perfilman Tanah Air kembali mencuat setelah sineas dan co-producer senior Dwi Ilalang resmi menggugat PT Verona Indah Pictures Tbk ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat atas dugaan wanprestasi dan pengingkaran kesepakatan kerja selama periode 2017–2023. Gugatan tersebut telah terdaftar dengan nomor perkara 711/PDT.G/2025/PN.Jkt.Brt. Menurut berkas gugatan, Dwi Ilalang […]

expand_less