News Update
light_mode

Oknum Tokoh di Depok Diduga Tipu Ketua RT Puluhan Juta Rupiah, Modus Pajero Fiktif

  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

depokfaktual.com | DEPOK – Seorang pria berinisial HS, yang kerap mencitrakan diri sebagai “tokoh” di Kota Depok, diduga menipu temannya sendiri. HS diduga melakukan penipuan bermodus gadai mobil fiktif terhadap Kasno, Ketua RT 08/10 Kelurahan Sukmajaya. Akibat ulah HS, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Aksi dugaan penipuan ini bermula pada 27 Februari 2026. Dengan memanfaatkan status sosial dan kedekatan emosional, HS menawarkan satu unit Pajero Sport kepada Kasno. Tak tanggung-tanggung, untuk meyakinkan korbannya, HS menggunakan foto profil WhatsApp (DP) yang berpose bersama Presiden Prabowo.

“Bagaimana saya tidak percaya, dia orang yang saya kenal dan tokoh di Depok. Di HP-nya saja foto dengan Presiden Prabowo. Ini yang menambah kepercayaan saya,” tegas Kasno dalam klarifikasinya, dalam video youtube (tv depok),Selasa (10/03).

Percaya pada citra tersebut, Kasno mentransfer uang sebesar Rp65 juta. Namun, janji tinggal janji. Satu minggu berlalu, unit Pajero yang dijanjikan tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Pelaku terus berkelit dengan berbagai dalih yang tidak masuk akal.

Kejahatan HS semakin terang benderang setelah dilakukan pengecekan terhadap foto STNK yang diserahkan. Ternyata, dokumen kendaraan tersebut berstatus Blokir Jual.

“Artinya dari awal memang sudah ada dugaan niat tidak baik. Kalau sudah diblokir penjualan, tidak mungkin foto itu diserahkan ke saya untuk dijanjikan gadai. Ini murni penyesatan,” ungkap Kasno dengan nada kecewa.

Hingga saat ini, HS baru mengembalikan Rp25 juta dari total dana yang digelapkan. Masih ada Rp40 juta uang korban yang tertahan di tangan pelaku. Ironisnya, istri pelaku diketahui merupakan seorang ASN di RS ASA Tapos, namun hingga kini belum ada solusi konkret untuk melunasi sisa uang tersebut.

Menjelang hari raya Idul Fitri, Kasno memberikan peringatan keras. Meski saat ini masih mengedepankan “iktikad baik”, kesabaran korban ada batasnya.

“Saya belum mau menempuh jalur hukum, kecuali menunggu niat baik HS mengembalikan uang saya. Kalau sisa Rp40 juta kembali, masalah clear. Jika tidak, jangan salahkan jika saya menempuh jalur lain,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi warga Depok agar tidak mudah terkecoh oleh oknum yang menjual nama besar atau foto bersama tokoh nasional untuk melancarkan aksi penipuan. (Daud)

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadispenal TNI AL Benarkan Korban Tewas Akibat Penganiayaan Oknum Prajurit di Depok

    Kadispenal TNI AL Benarkan Korban Tewas Akibat Penganiayaan Oknum Prajurit di Depok

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, TAPOS — Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul membenarkan keterlibatan seorang oknum prajurit TNI AL berinisial Serda M sebagai salah satu terduga pelaku dalam kasus penganiayaan terhadap dua pria di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (2/1/2026) dini hari. Dalam keterangan resmi yang disampaikan […]

  • KPK Gelar OTT di Bengkulu: Bupati Rejang Lebong dan 12 Orang Diamankan

    KPK Gelar OTT di Bengkulu: Bupati Rejang Lebong dan 12 Orang Diamankan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 31
    • 0Komentar

    depokfaktual.com | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan gebrakan melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Bengkulu pada Selasa (10/3/2026). Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan mengamankan sedikitnya 13 orang, termasuk Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari. Hingga Selasa sore, sembilan orang dari total pihak yang terjaring telah diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani […]

  • Ada OTT APH di Depok, Wakil Ketua KPK: Benar! 

    Ada OTT APH di Depok, Wakil Ketua KPK: Benar! 

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, GDC — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kota Depok, Jawa Barat, pada Kamis (5/2/2026). Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya kegiatan penindakan tersebut. “Benar, ada penangkapan yang dilakukan KPK di wilayah Depok,” kata Fitroh saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis. Fitroh sebut bahwa pihaknya belum dapat ungkap terperinci […]

  • Deretan Pemenang Proyek di Depok Diduga Gunakan Alamat Fiktif, Begini Respone KPK RI

    Deretan Pemenang Proyek di Depok Diduga Gunakan Alamat Fiktif, Begini Respone KPK RI

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 119
    • 0Komentar

    depokfaktual.com | DEPOK – Integritas pelaksanaan proyek pembangunan di Kota Depok sepanjang tahun anggaran 2025 menjadi sorotan tajam. Investigasi lapangan menemukan sejumlah perusahaan pemenang tender menggunakan alamat kantor yang diduga fiktif atau tidak sesuai dengan data yang tercantum pada Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Kejanggalan ini mencuat pada beberapa proyek strategis yang didanai Anggaran Biaya […]

  • BPN Depok Dituding ‘Sarang Mafia Tanah’, Ahli Waris Depkes di Panmas Jadi Korban Selama Puluhan Tahun

    BPN Depok Dituding ‘Sarang Mafia Tanah’, Ahli Waris Depkes di Panmas Jadi Korban Selama Puluhan Tahun

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS — Warga Depok, Rita Sari, secara lantang menuding Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok sebagai “sarangnya mafia tanah”. Tuduhan serius ini dilayangkan terkait dugaan penggelapan 49 sertifikat ahli waris tanah Departemen Kesehatan (Depkes) yang berlokasi di wilayah Pancoran Mas. Menurut Rita Sari, aksi perampasan aset warga ini sudah berlangsung sejak puluhan […]

  • Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 225
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Sejumlah komunitas dan penggiat lingkungan Kota Depok menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap krisis lahan hijau, persoalan ekologis, dan ancaman banjir yang kian meningkat. Mereka mendesak Pimpinan DPRD Kota Depok segera menggelar audiensi dan memanggil sejumlah perangkat daerah terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas PUPR SDA, Bappeda, Badan Aset, serta […]

expand_less