
DEPOK FAKTUAL, GDC — Pelaksanaan pelebaran Jalan Raya Sawangan dari arah Depok Satu – Bojongsari yang melalui Jalan Enggram dan Jalan Pemuda dengan membebaskan lahan milik warga Kecamatan Sawangan sudah mencapai 94 persen dilakukan.
“Data terakhir pembebasan lahan milik warga yang terdampak pelebaran Jalan Raya Sawangan mencapai 94 persen atau dari target pembebasan lahan 58 bidang tanah tersisa hanya empat bidang tanah saja,” kata Kepala Kantor BPN Kota Depok, Budi Jaya didampingi Kasie Pengadaan Tanah dan Pengembangan BPN Depok, Fuad Nuval,SH Kasie Pengadaan Tanah dan Pengembanga BPN, D. Kurnitius Abimayu dan Kabag Humas BPN, Danu, Selasa (30/12/2025).
Program pelebaran jalan merupakan inisiatif Wali Kota Supian Suri bersama Wawali Chandra Hermansyah tentunya harus didukunh agar kemacetan lalu lintas di sepanjang Jalan Raya Sawangan dan Jalan Raya Mochtar dapat terealisasi.
Upaya tersebut telah dilakukan tentunya melalui pembebasan lahan milik warga yang terdampak kegiatan tersebuta, ujarnya bahkan pihaknya telah membebaskan lahan sekitar 54 bidang tanah dan hanya tersisa empat bidang tanah milik warga setempat.
Totalnya sekitar 94 persen sudah dilaksanakan pihak BPN Kotq Depok untuk pembebasannya, katanya hanyq empat bidang yang masih belum dilaksanakan terdiri tiga bidang tanah masih belum menerima besarnya ganti rugi dan satu bidang tanah ternyata sertifikatnya dikuasai sekolah.
“Pihak sekolah menilai uang ganti ruginya ternyata lebih rendah dibawah nilai hutangnya,” ujarnya.
Pelebaran jalan ini diproyeksikan akan mengubah arus kendaraan di wilayah Simpang Parung Bingung baik dari Kawasan Bojongsari dan Jalan Raya Sawangan.
Untuk kendaraan dari Bojongsari menuju Depok nantinya harus belok ke kiri menuju Jalan Enggram dan keluar melalui Jalan Pemuda. Sementara itu, ruas Jalan Raya Haji Muchtar (area Superindo ke bawah) akan diberlakukan menjadi satu arah.
Kantor pelayanan BPN menargetkan seluruh tahapan administrasi selesai pada awal tahun baru, ujarnya yang berharap awal tahun 2026 telah selesai untuk tahapan pengadaan tanahnya dan proses kontruksi pelebaran Jalan Enggram – Jalan Pemuda terlaksana.
“Paling tidak kita, Kantor Pertanahan ini berdiri, selain memberikan pemasukan ke daerah dalam bentuk BPHTB, kita juga memberikan sebuah komitmen pemda ada kegiatan apa yang terkait dengan pertanahan kita siap bantu secara maksimal,” ujarnya. (Hanny).
