News Update
light_mode

Waspada Lonjakan Kasus: Mengenal Super Flu dan Cara Menghadapinya

  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK FAKTUAL, MARGONDA – Dinas Kesehatan Kota Depok mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada terkait masuknya varian influenza A (H3N2) subclade K atau “super flu” ke Indonesia.

Meski menular dengan cepat, pemerintah menyatakan situasi saat ini masih dalam kendali. Kepala Dinkes Depok, Mary Liziawati, menekankan pentingnya menjaga imunitas melalui pola makan bergizi, olahraga, dan istirahat cukup.

“Masyarakat diminta disiplin menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti rutin mencuci tangan dan memakai masker jika tidak enak badan,” sebutnya.

Untuk diketahui, belakangan istilah “super flu” tengah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat karena kecepatan penyebarannya yang signifikan.

Meski terdengar mengkhawatirkan, penting bagi kita untuk memahami fakta medis di balik istilah tersebut agar tidak terjebak dalam kepanikan.

Apa Sebenarnya Super Flu Itu?

Perlu digarisbawahi bahwa “super flu” bukanlah istilah medis resmi. Istilah ini muncul sebagai sebutan publik untuk menggambarkan jenis influenza yang memiliki daya tular jauh lebih cepat dibandingkan dengan flu musiman biasa.

Berdasarkan data kesehatan, penyebab utama dari fenomena ini dikaitkan dengan Virus Influenza Tipe A, khususnya subtipe H3N2. Subtipe ini dikenal sangat mudah menular dan sering kali menjadi aktor utama di balik lonjakan kasus flu yang masif di berbagai wilayah.

Mekanisme Penularan dan Gejala
Cara virus ini berpindah dari satu orang ke orang lain serupa dengan flu pada umumnya, namun dengan intensitas penyebaran yang lebih tinggi. Virus menyebar melalui:

* Droplet: Percikan cairan saat penderita batuk, bersin, atau sekadar berbicara.

* Kontak Fisik: Menyentuh permukaan benda yang telah terkontaminasi virus.
Masyarakat diminta waspada jika merasakan gejala umum seperti demam tinggi, batuk dan pilek, nyeri hebat pada otot dan sendi, serta sakit kepala yang mengganggu aktivitas.

Siapa yang Paling Berisiko?

Meskipun dapat menyerang siapa saja, ada kelompok tertentu yang memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap dampak buruk virus ini, di antaranya:
* Anak-anak.
* Lansia.
* Ibu hamil.
* Penderita penyakit kronis.

Apakah Lebih Berbahaya?

Secara medis, super flu tidak selalu lebih mematikan daripada flu biasa. Namun, risikonya terletak pada potensi komplikasi serius bagi kelompok rentan jika tidak ditangani dengan baik dan cepat.

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan diri dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika gejala memberat. Edukasi ini disusun berdasarkan referensi dari Kompas.id, Kementerian Kesehatan RI, dan World Health Organization (WHO).

Sementara itu, Kemenkes RI memastikan bahwa varian yang telah menyebar di 80 negara ini tidak lebih parah dari flu biasa. Gejalanya tetap serupa dengan flu musiman, dan tren kasus di Asia pun dilaporkan mulai menurun. (Hanny)

  • Penulis: Hanny

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelebaran Jalan Enggram dan Pemuda Hampir Rampung, BPN Depok: 94 Persen Lahan Sudah Bebas

    Pelebaran Jalan Enggram dan Pemuda Hampir Rampung, BPN Depok: 94 Persen Lahan Sudah Bebas

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 142
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, GDC — Pelaksanaan pelebaran Jalan Raya Sawangan dari arah Depok Satu – Bojongsari yang melalui Jalan Enggram dan Jalan Pemuda dengan membebaskan lahan milik warga Kecamatan Sawangan sudah mencapai 94 persen dilakukan. “Data terakhir pembebasan lahan milik warga yang terdampak pelebaran Jalan Raya Sawangan mencapai 94 persen atau dari target pembebasan lahan 58 […]

  • Handiyana dan Kasno Saling Memaafkan, Persoalan Pajero Beres

    Handiyana dan Kasno Saling Memaafkan, Persoalan Pajero Beres

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 62
    • 0Komentar

      DEFAK | DEPOK – Perselisihan hukum yang melibatkan Kasno dengan Atet Handiyana Juniady Siombing akhirnya berakhir damai. Dimediasi oleh pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan pada Sabtu, 4 April 2026. Pertemuan mediasi yang berlangsung di Kantor PWI Kota Depok, Jalan Melati No. 3, Pancoran […]

  • Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    Aktivis Lingkungan Dorong DPRD Depok Buka Audiensi, Soroti Menyusutnya Ruang Hijau, Sedimentasi Danau dan Potensi Banjir

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 258
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Sejumlah komunitas dan penggiat lingkungan Kota Depok menyuarakan keprihatinan mendalam terhadap krisis lahan hijau, persoalan ekologis, dan ancaman banjir yang kian meningkat. Mereka mendesak Pimpinan DPRD Kota Depok segera menggelar audiensi dan memanggil sejumlah perangkat daerah terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas PUPR SDA, Bappeda, Badan Aset, serta […]

  • Sebut Bangunan Berdiri di Atas ‘Kali Mati’, Pemilik Bhakti Karya Soroti Aspek Ekonomi dan Sejarah Lahan

    Sebut Bangunan Berdiri di Atas ‘Kali Mati’, Pemilik Bhakti Karya Soroti Aspek Ekonomi dan Sejarah Lahan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 47
    • 0Komentar

    DEPOKFAKTUAL | DEPOK– Pemilik usaha Bhakti Karya, H. Ahmad Syafe’i, angkat bicara menanggapi tudingan pelanggaran aturan tata ruang terkait bangunan gudang dan toko grosir miliknya di Jalan Abdul Wahab, Sawangan, Depok. Syafe’i menegaskan bahwa lokasi tersebut bukanlah bantaran sungai aktif, melainkan saluran irigasi yang sudah lama kering atau disebutnya sebagai “kali mati”. Dalam penjelasannya, pengusaha […]

  • Posyandu Seroja RW 15 Pancoran Mas Resmi Beroperasi, Perkuat Pelayanan Kesehatan Warga

    Posyandu Seroja RW 15 Pancoran Mas Resmi Beroperasi, Perkuat Pelayanan Kesehatan Warga

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS — Warga RW 15 Kelurahan Pancoran Mas kini resmi memiliki fasilitas kesehatan baru dengan tuntasnya pembangunan Posyandu Seroja. Fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat ini dibangun menggunakan Dana Kelurahan sebagai upaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan dasar di lingkungan warga, khususnya ibu hamil, balita, dan lansia. Lurah Pancoran Mas, Soleh, menjelaskan bahwa pembangunan […]

  • Masih Banjir, Padahal Proyek Pembangunan Jembatan Bukit Cengkeh 2 Sudah Rampung

    Masih Banjir, Padahal Proyek Pembangunan Jembatan Bukit Cengkeh 2 Sudah Rampung

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 89
    • 0Komentar

    depokfaktual.com | DEPOK – Kota Depok pada akhir tahun 2025 tengah melaksanakan pembangunan fisik penggantian jembatan di Jalan Bukit Cengkeh 2, RW 16, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis. Proyek ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi warga yang disampaikan melalui Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Yeti Wulandari, dan diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan infrastruktur serta pengendalian air […]

expand_less