News Update
light_mode

LAKRI Endus Dugaan Korupsi Pengadaan Barang Disdik Depok TA 2025 Senilai Puluhan Miliar

  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

depokfaktual.com | DEPOK – Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) menyoroti sejumlah proyek pengadaan barang di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok Tahun Anggaran 2025 yang diduga janggal. Temuan ini mencakup pengadaan papan tulis interaktif, alat tulis, hingga mebel dengan total nilai mencapai puluhan miliar rupiah yang dinilai tidak transparan dalam sasaran distribusi dan rincian penggunaannya.

Item yang paling menyita perhatian adalah pengadaan 125 unit papan tulis interaktif untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dengan nilai fantastis sebesar Rp26.921.737.500. Jika dikalkulasikan, harga per unit perangkat teknologi tersebut mencapai sekitar Rp215 juta.

“Nilai per unitnya sangat besar dan ini memicu pertanyaan terkait efisiensi serta kebutuhan riil di lapangan. Kami menilai perlu ada peninjauan lebih lanjut untuk memastikan prosesnya sesuai ketentuan,” ujar Maulana dari LSM LAKRI, Kamis (5/3/2026). Dilansir dari adainfo.id.

Selain perangkat digital, LAKRI mengungkap ketidakjelasan distribusi pada pengadaan barang habis pakai dan sarana prasarana lainnya. Diantarannya, Pensil 2B: Anggaran Rp7,5 miliar untuk 104.285 siswa (masing-masing satu lusin). Buku Tulis: Anggaran Rp10,9 miliar untuk 104.285 siswa (masing-masing 10 buku). Penggaris Plastik: Anggaran Rp604,8 juta. Mebel SD: Anggaran mencapai Rp17,5 miliar.

Maulana menegaskan bahwa dalam data yang ditemukan, tidak disebutkan secara spesifik apakah bantuan tersebut diperuntukkan bagi jenjang SD atau SMP.

“Ketiadaan rincian sasaran distribusi ini menimbulkan celah dalam akuntabilitas perencanaan anggaran,” tambahnya.

Atas temuan tersebut, LAKRI mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan, untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan. LAKRI menduga adanya indikasi tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan tersebut guna menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan APBD Kota Depok.

Menanggapi tudingan tersebut, Kepala Bidang SD Disdik Kota Depok, Zaki, memberikan klarifikasi terkait pengadaan penggaris plastik. Ia menyatakan bahwa proses tersebut dilakukan pada semester awal 2025 melalui sistem e-katalog dan telah melewati audit.

“Kegiatan tersebut sudah selesai diaudit oleh BPK RI. Prosesnya melalui e-katalog untuk pemilihan penyedia,” jelas Zaki. Namun, ia menggarisbawahi bahwa jabatan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) saat proyek berlangsung dipegang oleh pejabat sebelumnya, bukan dirinya.

Kasus ini menambah daftar panjang pengawasan masyarakat terhadap anggaran pendidikan yang dialokasikan dari APBD. Meskipun tujuannya untuk meningkatkan kualitas fasilitas sekolah, publik tetap menuntut transparansi penuh agar setiap rupiah yang dikeluarkan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. (Vt/net)

 

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua PWOIN Depok Resmi Polisikan HR Atas Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Lewat Media Sosial

    Ketua PWOIN Depok Resmi Polisikan HR Atas Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Lewat Media Sosial

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 243
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Dunia pers Kota Depok memanas. Ketua Pengurus Cabang Persatuan Wartawan Online Independen Nusantara (PWOIN) Kota Depok, J. Benny Gerungan, resmi menempuh jalur hukum dengan melaporkan seorang oknum berinisial HR ke Polres Metro Depok atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik. Laporan ini teregistrasi dengan Nomor: LP/B/41/I/2026/SPKT/POLRES […]

  • Dugaan Korupsi Lahan SMPN 36 Jatijajar, Kejari Depok Didesak Segera Bertindak

    Dugaan Korupsi Lahan SMPN 36 Jatijajar, Kejari Depok Didesak Segera Bertindak

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 59
    • 0Komentar

    DEPOK |depokfaktual.com– Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok kini tengah menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul adanya laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan lahan untuk pembangunan SMPN 36 di Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Dukungan terhadap laporan tersebut datang dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jari Pandawa. Ketua LSM Jari Pandawa, Gita […]

  • Awali Tugas Baru, Kajari Depok Arif Budiman Rangkul Insan Pers untuk Bangun Sinergi Penegakan Hukum yang Transparan

    Awali Tugas Baru, Kajari Depok Arif Budiman Rangkul Insan Pers untuk Bangun Sinergi Penegakan Hukum yang Transparan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 181
    • 0Komentar

      DEPOK FAKTUAL, GDC — Langkah awal Arif Budiman sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok dimulai dengan cara yang hangat dan penuh makna. Bukan dengan seremoni kaku atau sambutan formal, melainkan melalui coffee morning bersama para jurnalis di Aula Kejari Depok, Rabu (5/11). Suasana pagi itu terasa cair. Aroma kopi menyatu dengan percakapan ringan, namun […]

  • Puluhan Nasabah Geruduk Kantor Cabang Aplikasi MBA di Depok, Dana Tak Bisa Ditarik

    Puluhan Nasabah Geruduk Kantor Cabang Aplikasi MBA di Depok, Dana Tak Bisa Ditarik

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 146
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS – Puluhan nasabah yang mengaku menjadi korban dugaan penipuan investasi melalui aplikasi MBA mendatangi kantor cabang perusahaan di kawasan Mampang, Pancoran Mas, Kota Depok pada Senin (9/2/2026). Kedatangan para investor ini dipicu oleh ketidakmampuan mereka untuk menarik kembali dana yang telah mereka setorkan ke aplikasi tersebut. Menurut saksi di lokasi, para […]

  • BPN Depok Dituding ‘Sarang Mafia Tanah’, Ahli Waris Depkes di Panmas Jadi Korban Selama Puluhan Tahun

    BPN Depok Dituding ‘Sarang Mafia Tanah’, Ahli Waris Depkes di Panmas Jadi Korban Selama Puluhan Tahun

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 151
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS — Warga Depok, Rita Sari, secara lantang menuding Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok sebagai “sarangnya mafia tanah”. Tuduhan serius ini dilayangkan terkait dugaan penggelapan 49 sertifikat ahli waris tanah Departemen Kesehatan (Depkes) yang berlokasi di wilayah Pancoran Mas. Menurut Rita Sari, aksi perampasan aset warga ini sudah berlangsung sejak puluhan […]

  • Bikers Subuhan Depok Angkat Isu Hijrah di Tengah Budaya FOMO dan Flexing

    Bikers Subuhan Depok Angkat Isu Hijrah di Tengah Budaya FOMO dan Flexing

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 144
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, SAWANGAN — Di tengah maraknya budaya Fear of Missing Out (FOMO) dan flexing di media sosial, Bikers Subuhan Depok akan menggelar kegiatan Subuhan Berjamaah, Kajian & Riding Bareng pada Ahad, 8 Februari 2026, bertempat di Masjid Jami’ Al Iman, Telaga Golf Sawangan, Depok. Kegiatan ini akan menghadirkan Koh Dondy Tan dan Ustadz Bayu […]

expand_less