News Update
light_mode

Sebut Bangunan Berdiri di Atas ‘Kali Mati’, Pemilik Bhakti Karya Soroti Aspek Ekonomi dan Sejarah Lahan

  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOKFAKTUAL | DEPOK– Pemilik usaha Bhakti Karya, H. Ahmad Syafe’i, angkat bicara menanggapi tudingan pelanggaran aturan tata ruang terkait bangunan gudang dan toko grosir miliknya di Jalan Abdul Wahab, Sawangan, Depok. Syafe’i menegaskan bahwa lokasi tersebut bukanlah bantaran sungai aktif, melainkan saluran irigasi yang sudah lama kering atau disebutnya sebagai “kali mati”.

Dalam penjelasannya, pengusaha yang berkiprah sejak tahun 1980-an ini meluruskan pemberitaan yang menyebut bangunannya berada di aliran Kali Pesanggrahan. Menurutnya, aliran tersebut adalah Kali Baru yang dulunya berfungsi sebagai irigasi persawahan.

“Dahulu kali itu digunakan untuk pengairan sawah. Namun seiring perkembangan pembangunan di Sawangan, fungsi tersebut sudah hilang dan area persawahan berubah menjadi daratan,” ujar Syafe’i saat ditemui di kediamannya (6/4/2026).

Ia menjelaskan bahwa kondisi fisik saluran tersebut saat ini sudah tidak dialiri air bahkan saat musim hujan sekalipun, sehingga sering menjadi tempat pembuangan sampah ilegal oleh oknum warga.

“Jadi, hingga kini malah lebih terlihat seperti selokan yang kering dan ditimbuni sampah,” ucapnya.

Dirinya pun mempertanyakan dasar tudingan pelanggaran aturan tersebut. Ia mengklaim bangunan permanen miliknya sudah berdiri jauh sebelum regulasi tata ruang yang ada saat ini diperketat. Ia menyebut pembangunan dilakukan saat masa kepemimpinan Wali Kota Depok terdahulu.

“Bangunan ini sudah permanen, sangat sulit jika harus dibongkar. Kami juga mempertimbangkan aspek kemanusiaan, karena usaha ini membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar,” jelasnya.

Ia juga menambahkan argumen mengenai tujuan utama aturan sempadan sungai, yakni pencegahan banjir.

“Jadi, dengan aturan itu kan dibuat agar tidak terjadi banjir. Nah kalinya sendiri sudah kering, tidak ada airnya. Lebih bagusnya malah diuruk seperti usulan warga ketika itu,” jelas Syafe’i.

Selain faktor sejarah lahan, ia pun berharap Pemerintah Kota Depok mempertimbangkan sisi kemanfaatan keberadaan Bhakti Karya bagi masyarakat Sawangan. Dengan mengusung tagline “Usaha Bersama Murah Berkah”, ia mengklaim usahanya telah menyerap banyak tenaga kerja lokal.

“Hal itu, yang jadi pertimbangannya juga di sini kan banyak menyerap tenaga kerja. Bahkan, yang bekerja di Bhakti Karya ini juga sebagian besar warga sekitar Sawangan dan sekitarnya,” imbuhnya.

Hingga kini, meski polemik tata ruang di wilayah tersebut masih menjadi perhatian publik, sebagai pengusaha dirinya tetap berpegang pada prinsip bahwa usahanya memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi warga sekitar, serta pendapatan daerah yang disetor melalui pajak, ia berharap ada solusi yang bijak dari pemerintah setempat.

(Alda777/DF)

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahas Finalisasi Raperda HAM, Bapemperda DPRD Depok Siapkan Regulasi Pertama di Indonesia di Level Daerah

    Bahas Finalisasi Raperda HAM, Bapemperda DPRD Depok Siapkan Regulasi Pertama di Indonesia di Level Daerah

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL , MARGONDA — Upaya DPRD Kota Depok untuk menghadirkan payung hukum yang kuat dalam perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) memasuki tahap penting. Melalui rapat kerja yang digelar Bapemperda bersama seluruh perangkat daerah (OPD) pada Kamis, 13 November 2025, pembahasan penyempurnaan draf Raperda Penyelenggaraan HAM mulai difinalisasi. Raperda yang merupakan inisiatif DPRD ini disebut-sebut […]

  • Setu Pladen Terancam, Aktivis Lingkungan Mendesak Pemkot Depok Ambil Langkah Nyata

    Setu Pladen Terancam, Aktivis Lingkungan Mendesak Pemkot Depok Ambil Langkah Nyata

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 162
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Aktivis dan penggiat lingkungan Kota Depok, Boges Marhaen, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk segera melakukan konservasi menyeluruh terhadap Setu Pladen. Desakan tersebut disampaikan menyusul masih buruknya kondisi lingkungan dan minimnya pengelolaan kawasan danau yang seharusnya menjadi wilayah resapan air dan ruang terbuka hijau ramah lingkungan. Boges yang aktif mengamati dan mengawasi […]

  • Pelebaran Jalan Enggram dan Pemuda Hampir Rampung, BPN Depok: 94 Persen Lahan Sudah Bebas

    Pelebaran Jalan Enggram dan Pemuda Hampir Rampung, BPN Depok: 94 Persen Lahan Sudah Bebas

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, GDC — Pelaksanaan pelebaran Jalan Raya Sawangan dari arah Depok Satu – Bojongsari yang melalui Jalan Enggram dan Jalan Pemuda dengan membebaskan lahan milik warga Kecamatan Sawangan sudah mencapai 94 persen dilakukan. “Data terakhir pembebasan lahan milik warga yang terdampak pelebaran Jalan Raya Sawangan mencapai 94 persen atau dari target pembebasan lahan 58 […]

  • Dilema Makan Bergizi Gratis di Depok: Sertifikasi Dapur Belum Tuntas, Transparansi Label Masih Bolong

    Dilema Makan Bergizi Gratis di Depok: Sertifikasi Dapur Belum Tuntas, Transparansi Label Masih Bolong

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 43
    • 0Komentar

    depokfaktual.com | DEPOK – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Depok kini berada di bawah pengawasan ketat. Meski bertujuan meningkatkan kualitas gizi siswa, pelaksanaan di lapangan masih terganjal dua masalah besar, yaitu legalitas higienitas dapur penyedia (SPPG) dan transparansi informasi gizi serta harga pada kemasan makanan. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Devi Maryori, […]

  • Kadispenal TNI AL Benarkan Korban Tewas Akibat Penganiayaan Oknum Prajurit di Depok

    Kadispenal TNI AL Benarkan Korban Tewas Akibat Penganiayaan Oknum Prajurit di Depok

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, TAPOS — Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul membenarkan keterlibatan seorang oknum prajurit TNI AL berinisial Serda M sebagai salah satu terduga pelaku dalam kasus penganiayaan terhadap dua pria di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (2/1/2026) dini hari. Dalam keterangan resmi yang disampaikan […]

  • Aksi LSM Gedor di Balai Kota Depok, Kritik Bangunan Bermasalah dan Dugaan Praktik Suap

    Aksi LSM Gedor di Balai Kota Depok, Kritik Bangunan Bermasalah dan Dugaan Praktik Suap

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL , BALAIKOTA — Gerakan Depok Bersatu (Gedor) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Depok sebagai bentuk desakan kepada Pemerintah Kota Depok agar bersikap tegas terhadap keberadaan bangunan usaha yang diduga tidak mengantongi izin resmi. Aksi tersebut dipimpin oleh tokoh Gedor, Eman Sutriadi, yang menegaskan pentingnya penegakan hukum tanpa mengorbankan tata ruang […]

expand_less