News Update
light_mode

Tercium Bau Menyengat hingga Dugaan Gratifikasi Oknum RT di Pabrik Bumbu Leuwinanggung

  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOKFAKTUAL.COM

LEUWINANGGUNG – Sejumlah warga Jalan Leuwinanggung, RT 01 RW 08, kembali turun ke jalan untuk melancarkan aksi protes terhadap operasional sebuah pabrik bumbu yang berdiri tepat di pemukiman mereka. Warga mengeluhkan bau menyengat yang mengganggu kesehatan serta dugaan manipulasi izin operasional.

Salah satu warga terdampak, Siti Nuramalia, mengungkapkan kekecewaannya lantaran sejak awal pihak pengelola tidak transparan mengenai jenis usaha yang dijalankan. Menurutnya, janji awal pembangunan hanyalah sebuah workshop, namun kenyataannya berubah menjadi pabrik pengolahan bumbu skala besar.

“Awalnya mereka bilangnya mau buka workshop, tetapi pas beroperasi ternyata jadi pabrik bumbu,” ujar Siti saat dihubungi wartawan, Senin (02/03/2026).

Siti menambahkan bahwa warga sekitar tidak pernah memberikan izin lingkungan. Selain aroma tajam yang menusuk hidung, pabrik tersebut dinilai “kucing-kucingan” dengan aparat penegak perda.

“Dinas DLHK sudah menegur dan memberikan surat penghentian operasional. Tapi anehnya, kalau dinas datang mereka tutup, begitu petugas pulang, mereka beroperasi lagi,” jelas Siti.

Pabrik tersebut diketahui beroperasi dari pukul 07.00 WIB hingga menjelang Magrib, bahkan sering kali lembur hingga pukul 22.00 WIB, yang semakin menambah beban polusi udara bagi warga sekitar.

Bukti TF: beredar chat WA berisikan “pelicin” untuk pembuatan Izin Pabrik ke Oknum RT.(Dok.)

Konflik ini semakin memanas seiring beredarnya bukti transfer sejumlah uang jutaan rupiah yang diduga kuat mengarah kepada oknum Ketua RT setempat berinisial LS. Dalam bukti transfer tersebut, tertera keterangan yang mengindikasikan bahwa uang tersebut digunakan untuk “mengamankan” proses perizinan pabrik di tengah penolakan warga.

Warga mengaku tidak pernah dilibatkan dalam sosialisasi perizinan resmi. Informasi mengenai izin usaha tersebut diduga hanya berhenti di tingkat RT, RW, dan pihak kelurahan tanpa adanya kesepakatan dengan warga terdampak langsung.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, pengurus Rukun Tetangga (RT) yang menerima gratifikasi atau melakukan pungutan liar (pungli) dapat dijerat sanksi pidana dan administratif. Meski bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), pengurus RT merupakan penyelenggara layanan masyarakat yang terikat pada aturan integritas.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola pabrik maupun oknum Ketua RT (LS) belum memberikan pernyataan resmi terkait aksi protes warga maupun isu aliran dana tersebut.

“Harapan kami hanya satu, pabriknya pindah atau setidaknya tidak menimbulkan bau menyengat lagi yang merugikan kami,” pungkas Siti. (Leo)

 

  • Penulis: depokfaktual.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditengah Pemangkasan Anggaran Takjil Masjid Baitul Kamal, HUT Supian Suri Habiskan Banyak Biaya

    Ditengah Pemangkasan Anggaran Takjil Masjid Baitul Kamal, HUT Supian Suri Habiskan Banyak Biaya

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DEPOKFAKTUAL.COM DEPOK – Pemerintah Kota Depok menuai kritik tajam dari masyarakat terkait kontrasnya penggunaan anggaran daerah. Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-51 Wali Kota Depok, Supian Suri, yang digelar mewah dinilai melukai hati warga di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada fasilitas ibadah di Masjid Balai Kota. Warga Depok, Gita Kurniawan, menyuarakan kekecewaannya atas […]

  • Dua Dekade Lebih Berkarya, Komunitas Fotografi Pertama di Depok ‘BOLAMATA’ Rayakan HUT ke-23

    Dua Dekade Lebih Berkarya, Komunitas Fotografi Pertama di Depok ‘BOLAMATA’ Rayakan HUT ke-23

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BOGOR – Persatuan Pekerja Seni Fotografi BOLAMATA, komunitas fotografi tertua dan perintis di Kota Depok, sukses menggelar perayaan hari jadinya yang ke-23. Acara bertajuk “Milangkala 23Th BOLAMATA” ini diselenggarakan pada Selasa, 27 – 28 Januari 2026, bertempat di Villa Elbrus, Megamendung, Kabupaten Bogor. Sejak dideklarasikan pada tahun 2002, BOLAMATA telah menjadi wadah utama […]

  • Pemkot Depok Dukung Gen Z Salurkan Energi Kreatif Lewat Musik

    Pemkot Depok Dukung Gen Z Salurkan Energi Kreatif Lewat Musik

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 82
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, BALAI KOTA– Pemerintah Kota Depok menegaskan pentingnya memberikan ruang kegiatan positif bagi generasi muda agar tidak terjebak dari kecanduan gadget. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Eko Herwiyanto, saat menutup Festival Band Kota Depok, yang digelar di Balai Kota Depok, Sabtu (08/11/2025). “Alhamdulillah, festival band […]

  • Komunitas Alumni SD Pondok Cina 1 ‘Big IPPOR’ Gelar Santunan untuk Puluhan Yatim dan Guru Purna Bakti Jelang Ramadan 2026

    Komunitas Alumni SD Pondok Cina 1 ‘Big IPPOR’ Gelar Santunan untuk Puluhan Yatim dan Guru Purna Bakti Jelang Ramadan 2026

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Menjelang bulan suci Ramadan, Komunitas Alumni SD Pondok Cina 1 (yang dulu dikenal sebagai SD IPPOR) yang tergabung dalam wadah “Big IPPOR” kembali mengadakan agenda sosial tahunan bertajuk Big IPPOR Peduli. Pada akhir pekan ini, tanggal 14 dan 15 Februari 2026, para alumni mendistribusikan santunan dan tali kasih kepada puluhan anak […]

  • KNPI Depok Retak Dua Kubu: Bicara Persatuan, Tapi Rumah Sendiri Berantakan

    KNPI Depok Retak Dua Kubu: Bicara Persatuan, Tapi Rumah Sendiri Berantakan

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 74
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, MARGONDA — Kota Depok sedang membangun masa depan pemuda. Tapi, justru terjebak dalam drama memalukan: “Dualisme kepemimpinan KNPI Depok”. Sebuah ironi yang mencolok! Bagaimana mau mengurus pemuda, jika mengurus organisasi sendiri saja tidak becus? Fenomena itu kembali mencuat dalam diskusi kepemudaan bertajuk “Depok Krisis Identitas” yang digelar Margonda Strategic Studies (MSS) di Kafe […]

  • Isu Suap Satpol PP Terbantahkan, Polemik Koat Coffee Ternyata Berawal dari Dugaan Penggelapan

    Isu Suap Satpol PP Terbantahkan, Polemik Koat Coffee Ternyata Berawal dari Dugaan Penggelapan

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle depokfaktual.com
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DEPOK FAKTUAL, PANCORAN MAS — Polemik yang sempat memanas di sepanjang Jalan Siliwangi, Pancoran Mas, Depok, kini mulai reda. Di tengah lalu lintas yang padat dan tajamnya sorotan publik terhadap aktivitas usaha Koat Coffee, isu dugaan aliran uang kepada oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok kini dipastikan tidaklah berdasar sama sekali. Tuduhan […]

expand_less